#JusticeForJohnnyDepp Kembali Trending Usai Muncul Bukti Baru Terkait Kasus KDRT dengan Amber Heard
Instagram/johnnydepp/amberheard
Selebriti

Pada 2018 lalu Amber Heard menuduh bahwa dia telah menjadi korban KDRT. Ia menyebut bahwa Johnny Depp telah melecehkannya dengan kasar selama pernikahan mereka.

WowKeren - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan pesohor Hollywood Johnny Depp dan Amber Heard kembali ramai menjadi perbincangan. Tagar #JusticeForJohnnyDepp kembali trending usai Johnny dan tim hukumnya merilis bukti baru terkait pertarungan hukum yang sedang berlangsung melawan mantan istrinya.

Seperti diketahui, pada 2018 lalu Amber menuduh bahwa dia telah menjadi korban pelecehan dalam rumah tangga. Ia menyebut bahwa Johnny telah melecehkannya dengan kasar selama pernikahan mereka yang kacau. Akibat tuduhan itu, Johnny disebut sebagai "penganiaya istri" dalam artikel yang diterbitkan oleh tabloid Inggris The Sun. Tak terima, Johnny pun mengajukan tuntutan hukum terhadap Amber dan tabloid tersebut atas pencemaran nama baik.

Tim hukum Johnny mengeluarkan bukti yang mendukung termasuk rekaman audio Amber yang diduga mengaku melakukan kekerasan terhadap Johnny. Tagar #JusticeForJohnnyDepp mulai ramai. Sayangnya, Johnny kalah telak ketika gugatannya terhadap NGN di Inggris dibatalkan. Johnny dan tim hukumnya sudah mengajukan banding namun juga dibatalkan. Penggemar yang yakin Johnny tak bersalah bersatu untuk meramaikan tagar #JusticeForJohnnyDepp. Kini, tagar tersebut kembali mencuat.


Sebuah rekaman bodycam yang belum pernah dilihat sebelumnya yang dikenakan oleh LAPD pada malam Johnny dan Amber diduga melakukan perkelahian telah dirilis. Dalam cuplikan video, para petugas terlihat berjalan masuk ke rumah pasangan tersebut yang rapi. Tidak ada tanda-tanda yang jelas dari properti rusak atau apa pun yang mencurigakan.

"Amber Heard dan teman-temannya menggambarkan TKP yang kacau dan berantakan," kata pengacara Johnny, Adam Waldman kepada DailyMail. "Tetapi video bodycam LAPD yang baru dirilis secara jelas menunjukkan bahwa penthouse sama sekali tidak rusak dan bahwa kesaksian mereka adalah satu lagi kebohongan yang besar."

Sementara itu, Amber mengatakan malam itu Johnny telah memukul wajahnya dengan telepon. Namun petugas dan pakar KDRT Melissa Saenz yang tiba di TKP tidak melihat luka di wajah Amber atau bukti kekerasan lainnya. Dua jam setelah dugaan konfrontasi, petugas lainnya yang mengenakan bodycam juga tiba di lokasi. Mereka juga tidak melihat kerusakan atau noda apa pun di lantai.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts