Elkie Eks CLC Beberkan Perlakuan Tak Adil Cube, Singgung Lagu yang Diberikan ke IZ*ONE
Instagram/chongtingyanelkie
Selebriti

Meskipun dia tidak menyebutnya diskriminasi karena statusnya sebagai orang asing, Elkie mengakui bahwa dia memiliki lebih sedikit kesempatan yang diberikan kepadanya dibandingkan dengan orang Korea.

WowKeren - Mantan member CLC, Elkie baru-baru ini mengadakan wawancara eksklusif dengan surat kabar Hong Kong, Mingpao. Dalam wawancara tersebut, dia mengungkapkan alasan sebenarnya dari kepergiannya dari CUBE Entertainment dan CLC.

Elkie mengklaim bahwa meskipun dia telah bekerja keras untuk debut, ada orang yang masih mengkritiknya meskipun dia berusaha. Meskipun dia tidak menyebutnya diskriminasi karena statusnya sebagai orang asing, Elkie mengakui bahwa dia memiliki lebih sedikit kesempatan yang diberikan kepadanya dibandingkan dengan orang Korea.

"Meskipun aku secara mental siap untuk menghadapi jalan yang sulit di depan, banyak hal yang tidak terduga terjadi. Aku optimis jadi aku selalu mengatakan 'ya' tidak peduli apa yang orang lain katakan, tapi beberapa orang menyebutku palsu," kata Elkie.

Ketika dia pertama kali debut, seorang komposer mengatakan dia "benar-benar bodoh" dan "sama sekali tidak berguna" yang membuatnya jatuh. Elkie juga menyebut sistem untuk mempengaruhi kesehatannya.


"Kejadian yang paling ekstrim adalah ketika aku tidak bisa tidur selama beberapa hari dan bahkan tidak bisa menghapus riasanku. Waktu terlama aku berlatih menari adalah selama 16 jam berturut-turut, dari siang hingga larut malam. Aku sangat lelah sehingga aku berjalan seperti zombie."

Elkie juga menunjukkan bahwa CUBE Entertainment tidak menyediakan sumber daya yang sesuai untuk CLC, yang berpuncak pada hasil yang kurang baik. Secara khusus, Elkie menyebut pemberian lagu "La Vie en Rose" kepada IZ*ONE sebagai kesempatan yang diambil dari CLC. CLC telah menyelesaikan rekaman "La Vie en Rose" sebelum diberikan kepada IZ*ONE, dengan CLC merilis "NO" sebagai gantinya.

"Lagu dan kesempatan yang semula menjadi milik kami diberikan kepada orang lain dan situasinya terasa sangat tidak berdaya. Kami bertujuh bekerja sangat keras, tetapi agensi mengambil kesempatan kami. Aku pikir agensi itu terlalu keluar jalur. Aku merasa sangat kecewa. CLC tidak sering comeback... Terkadang butuh waktu satu tahun untuk memiliki lagu atau album baru. Ketika agensi mengatakan mereka tidak akan memberikan CLC sumber daya lagi, aku pikir tidak ada gunanya bagiku untuk tinggal. Sebagai seorang seniman, aku hanya ingin bertemu dengan penggemar melalui karyaku. Jika tidak ada yang bisa dilakukan, tidak ada yang bisa aku lakukan untuk membalas para penggemar, dan aku tidak bisa menerimanya," ujar Elkie.

Di sisi lain, Elkie mengungkapkan bahwa dia masih tetap berhubungan dengan member CLC lainnya dan bahwa mereka memiliki hubungan yang baik. Dia bahkan menawarkan kepada mereka untuk mendapatkan kamar di tempatnya ketika mereka datang mengunjunginya di Tiongkok. Sebelumnya, Elkie telah mengajukan pemutusan kontraknya dengan CUBE Entertainment, yang mengakibatkan kepergiannya dari grup.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts