Kasus COVID-19 Kian Mengerikan, Mengapa India Bisa Alami Krisis Oksigen?
Dunia
Pandemi Virus Corona

Permintaan oksigen medis meroket di India segera setelah Maharashtra mengalami lonjakan tajam kasus COVID-19 sejak Februari. Situasi memburuk saat gelombang kedua melanda.

WowKeren - Perkembangan kasus COVID-19 di India kian mengkhawatirkan. Gelombang kedua yang menghantam India membuat beberapa rumah sakit di negara bagian kekurangan oksigen.

Sejumlah RS di New Delhi dan tempat lainnya kian "terjepit" lantaran kurangnya oksigen. Selama beberapa minggu terakhir, banyak pasien COVID-19 yang mengalami sesak napas meninggal karena tidak tersedianya oksigen di rumah sakit yang terletak di Delhi, Uttar Pradesh, Maharastra, Gujarat dan Madhya Pradesh.

Para pemimpin partai oposisi dan warga yang terkena dampak mengecam pemerintah karena kurangnya suplai ini. Meski banyak yang menyalahkan pemerintah atas ekspor oksigen tahun fiskal 21 India, namun sepertinya masalahnya bukan ini mengingat India mampu menghasilkan 7.000 metrik ton oksigen cair per hari.

Permintaan oksigen medis meroket di India segera setelah Maharashtra mengalami lonjakan tajam kasus COVID-19 sejak Februari. Situasi memburuk saat gelombang kedua melanda dengan cepat bulan Maret.


Direktur Jenderal Penelitian Medis Dewan India (ICMR) Balram Bhargava telah menunjukkan sebelumnya bahwa sesak napas telah muncul sebagai perhatian utama di antara pasien Covid-19 selama gelombang kedua. Inilah mengapa kebutuhan oksigen medis meningkat hampir dua kali lipat.

Pada dasarnya, kemampuan India untuk menghasilkan 7.000 metrik ton oksigen cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun masalanya ada pada pasokan dan logistik yang tidak merata sehingga menyebabkan krisis oksigen di beberapa negara bagian.

"Jika Anda melihat secara keseluruhan di India, kami sangat nyaman sebagai sebuah negara," kata Direktur Produk Inox Air Siddharth Jain kepada moneycontrol.com. "Saat ini, 7.200 metrik ton per hari (MTPD) oksigen diproduksi di India dalam bentuk cair, yang disuplai ke rumah sakit. Permintaan saat ini hanya 5.000 MTPD."

Kekurangan pasokan oksigen medis dihadapi terutama di seluruh negara bagian di India Barat seperti Maharashtra, Gujarat dan Madhya Pradesh. Sementara itu, permintaan mulai meningkat di Delhi dan Uttar Pradesh. "Masalahnya, pasokan tersedia di tempat-tempat yang sangat jauh dari permintaan," kata Jain.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts