DPR RI Minta TNI AL Segera Temukan Titik Koordinat KRI Nanggala-402
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional
KRI Nanggala Hilang Kontak

TNI AL dilaporkan telah kehilangan kontak dengan KRI Nanggala-402 di Perairan Utara Bali. DPR RI buka suara meminta TNI AL untuk segera bisa mencari keberadaan awak kapal tersebut.

WowKeren - Pada Rabu (21/4), Kapal selam TNI AL KRI Nanggala-402 dikabarkan telah hilang kontak di perairan utara Bali. Kapal selam milik TNI AL itu diketahui sedang melakukan latihan torpedo sebelum akhirnya hilang kontak.

Saat ini pihak TNI AL sedang melakukan pencairan terhadap 53 awak KRI Nanggala-402. Azis Syamsuddin selaku Wakil Ketua DPR RI meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk segera mengerahkan pasukannya mencari kapal selam tersebut. Azis berharap agar TNI AL dan Bakamla bisa segera menemukan titik koordinat KRI Nanggala-402 sehingga dapat dilakukan langkah awal untuk mempermudah serta mempercepat pencarian.

"TNI AL dan Bakamla diharapkan segera berkoordinasi untuk menemukan titik koordinat kapal yang hilang kontak tersebut dan melakukan penelusuran keberangkatan dan tujuan kapal itu," ujar Azis dalam keterangan pers, Kamis (22/4). "Sehingga dapat dilakukan langkah awal untuk mempermudah dan mempercepat pencairan."


Azis mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh TNI AL dengan negara asing seperti Australia dan Singapura untuk melakukan pencarian terhadap kapal selam tersebut. Meski demikian, ia juga mengingatkan TNI AL untuk memberitahu soal kerja sama itu kepada Bakamla dan relawan terkait, sehingga ada kerja sama yang baik dalam melakukan pencarian.

"Selama kerja sama itu sesuai prosedur maka diperbolehkan," terang Azis. "Pencarian dan hal lainnya terkait kecelakaan latihan perang, biasanya ada prosedur penyelamatan yang disepakati."

Terdapat 53 awak di kapal selam tersebut yang terdiri dari 49 Anak Buah Kapal (ABK), 1 komandan satuan, dan 3 personel arsenal. Komandan KRI Nanggala-402 yang hilang kontak itu adalah Letkol laut (P) Heri Octavian dan sudah menjabat selama satu tahun. Hingga saat ini kondisi ke-53 awak kapal tersebut belum diketahui.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam milik TNI AL buatan Jerman pada 1977, kemudian tiba di Surabaya untuk memperkuat armada di tahun 1981. TNI AL sendiri menyebut bahwa kondisi material dan personel KRI Nanggala-402 siap dalam pelayaran tersebut.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts