Jadi Lagu Ikonik, Begini Reaksi Super Junior Saat Pertama Kali Dengar 'Sorry Sorry' Menurut Leeteuk
Instagram/xxteukxx
Musik

Bagi banyak penggemar, momen terobosan Super Junior adalah dengan merilis hit 2009 mereka 'Sorry Sorry'. Dalam episode tersebut, leader Leeteuk melihat reaksi pertama grup ketika mereka mendengar lagu tersebut.

WowKeren - Serial dokumenter asli YouTube baru yang disebut K-Pop Evolution telah memberikan wawasan kepada penggemar tentang sejarah industri ini. Di episode tiga, serial ini melihat bintang K-Pop yang mendunia. Salah satu band yang telah bertahan dalam ujian waktu dan membuat dampak secara global adalah Super Junior.

Bagi banyak penggemar, momen terobosan mereka adalah dengan merilis hit 2009 mereka "Sorry Sorry". Dalam episode tersebut, leader Leeteuk melihat reaksi pertama grup ketika mereka mendengar lagu tersebut.

"Ketika kami pertama kali mendengar lagu itu, itu adalah salah satu yang paling banyak membagi pendapat kami. Separuh anggota menyukainya, dan separuh lagi tidak," ungkap Leeteuk.

Melihat liriknya, Leeteuk menambahkan bahwa para anggota tidak tahu apakah orang akan menerima dan menyukai lagu tersebut karena terkesan sederhana dan berulang. Leeteuk kemudian menjelaskan bahwa seorang koreografer bernama Nick Bass mendengarnya dan berkata, "Ini adalah lagu yang sangat bagus".

Dengan lirik yang simpel dan koreografinya yang catchy, tidak dapat disangkal bahwa ia berpotensi menjadi besar. Terlepas dari keraguan awal dari penggemar Korea, lagu tersebut sukses di bagian lain Asia Selatan dan menyebar ke Eropa dan seluruh dunia. Keberhasilan adalah sesuatu yang tidak pernah diharapkan Leeteuk.


"Bahkan tampil di Asia sudah cukup untuk membuat kami berpikir kami berhasil di luar negeri. Kami tidak membayangkan itu akan meluas sampai ke Eropa," lanjut Leeteuk.

Dengan Super Junior masih kuat 15 tahun setelah debut, tidak dapat disangkal bahwa mereka membuat tanda mereka di K-Pop. Bahkan “Sorry Sorry” kini menjadi salah satu lagu K-Pop yang paling ikonik bagi penggemar. Hal ini tentu tak pernah Leeteuk bayangkan sebelumnya.

Di sisi lain, Super Junior merilis album studio ke-10 mereka, "The Renaissance", bulan lalu dengan judul lagu "House Party". Sejak dirilis, lagu tersebut telah dipuji karena pesan jarak sosialnya baik dalam lirik maupun penampilannya.

Lagu "House Party" ini sendiri sempat mendapat pujian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Direktur WHO, Tedros Adhanom, mengucapkan terima kasih kepada fandom mereka, ELF, karena telah merekomendasikan lagu tersebut kepada mereka.

Tedros Adhanom menyetujui lirik grup yang menyenangkan dan relevan pada saat pandemi COVID-19. Ia membagikan pujiannya itu dalam akun Twitter resminya. Dalam pujiannya, ia mengapresiasi ajakan member Super Junior untuk pencegahan COVID-19 dalam liriknya.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts