Psikis Nindy Ayunda Terganggu Sejak Kasus KDRT Hingga Suami Dipenjara, Jadi Sering Nangis
Instagram/nindyparasadyharsono
Selebriti
Perceraian Nindy Ayunda

Nindy Ayunda mengaku emosinya jadi tidak stabil sejak menjadi korban KDRT suaminya, Askara Parasady Harsono. Demi memperbaiki psikologisnya, Nindy rutin melakukan hal sederhana ini.

WowKeren - Menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), membuat Nindy Ayunda jadi trauma berat. Ibu dua anak itu tak menampik jika luka batinnya lebih susah sembuh ketimbang sakit fisik yang dirasakan.

Bukan hal yang mudah tentunya bagi Nindy harus berpisah dengan sang suami dengan cara yang tidak baik. Paslanya, ia memiliki banyak kenangan indah dengan pria yang sudah 10 tahun hidup bersamanya.

"Jujur tidak gampang semua ini. Psikologis aku kan terganggu," kata Nindy Ayunda ketika ditemui di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (22/4). "Ya anak-anak pasti ikut terkena dampak dari masalah aku dan Askara."

Selama empat bulan tak tinggal bersama karena Askara ditangkap polisi, Nindy Ayunda mengaku emosinya jadi tidak stabil. Setiap harinya, diakui wanita berusia 32 tahun itu harus dilaluinya dengan tetesan air mata, amarah, hingga senyum bahagia bersama anak-anak.

"Kadang ya manusiawi, kalau teringat sesuatu bisa nangis dan marah, aku harus handle semuanya sendiri biasanya nggak sendiri," ucapnya.


Demi memperbaiki psikologisnya, Nindy Ayunda sering mengobrol dengan kedua buah hatinya, Abhirama Danendra Harsono dan Akifa Dhinara Parasady Harsono. Dengan cara ini, setidaknya emosi Nindy bisa stabil dan sejenak melupakan beban pikirannya.

"Ya pelan pelan sih, mangkanya aku sering banyak ngobrol sama anak. Kadang kalau sebelum tidur kita foto-foto, ya kita habis ngobrol nanti ngobrol di kasur lagi," jelas Nindy.

Nindy mengatakan jika putra sulungnya sudah mulai mengerti soal masalah yang sedang dihadapi orangtuanya. "Kita mengubah ritme yang ada, cuma merubah porsinya. Anak aku yang pertama mengerti sekali tidak ada ayahnya di rumah," imbuh perempuan kelahiran Padang itu.

Cara lain yang bisa dilakukan Nindy untuk membuat kondisi psikisnya membaik, ia memilih untuk kembali bekerja. Selain untuk menyibukkan diri, hal ini juga dilakukan Nindy untuk menafkahi anak-anaknya.

"Dulu kan aku pilih-pilih, cuma sekarang nggak bisa. Aku harus banyak kegiatan biar kedistrek," tutup Nindy Ayunda.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts