Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Terus Berupaya Jamin Stok Persediaan Vaksin COVID-19
Twitter/setkabgoid
Nasional
Vaksin COVID-19

Indonesia baru saja kedatangan vaksin AstraZeneca kembali pada Senin (26/4) malam. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan agar stok persediaan vaksin COVID-19 tercukupi.

WowKeren - Indonesia hingga saat ini masih terus melangsungkan vaksinasi COVID-19 massal. Seperti yang diketahui, vaksinasi COVID-19 dilakukan agar segera mencapai herd immunity. Akan tetapi, vaksinasi COVID-19 di bulan April sempat mengalami hambatan yakni berkaitan dengan stok vaksin yang menipis.

Mengetahui hal tersebut, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah saat ini terus mengupayakan diplomasi untuk menjamin ketersediaan vaksin COVID-19. Pernyataan Jokowi itu dibuktikan dengan datangnya 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca pada Senin (26/4) malam. Pengiriman vaksin COVID-19 itu hasil dari kerjasama multilateral Aliansi Global Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility.

"Di tengah gelombang dan varian baru virus COVID-19 di sejumlah negara," tulis Jokowi di akun Instagram, @jokowi, Selasa (27/4). "Pemerintah Indonesia terus-menerus mengupayakan diplomasi terbaik untuk menjamin ketersediaan stok vaksin COVID-19."


Vaksin COVID-19 itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), dan rencananya akan dikirimkan ke seluruh pelosok Tanah Air. "Vaksin-vaksin ini seluruhnya untuk mendukung program vaksinasi massal di seluruh pelosok Tanah Air," imbuh Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemberi vaksin COVID-19 terbesar ketiga di kawasan Asia setelah Tiongkok dan India. "Indonesia saat ini menjadi negara dengan jumlah pemberian vaksin COVID-19 terbesar ketiga di kawasan Asia setelah Republik Rakyat Tiongkok dan India," terangnya.

Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa untuk mencapai herd immunity, program vaksinasi COVID-19 massal yang diberikan secara gratis oleh pemerintah untuk masyarakat Indonesia masih memerlukan dukungan semua pihak. Salah satunya, keterlibatan masyarakat dalam mengikuti program vaksin COVID-19 tanpa ragu.

Jokowi selanjutnya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Hal itu sebagai langkah pencegahan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 seperti negara lain.

"Belajar dari munculnya gelombang baru di sejumlah negara, kita harus bekerja keras agar kejadian serupa tidak terjadi di Indonesia," tutup Jokowi. "Pemerintah mengupayakan ketersediaan vaksin, dan kita semua tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts