Kabar Baik, Kemenkes Umumkan Embargo Vaksin AstraZeneca dari India Dicabut
commons.wikimedia.org/Gencat
Nasional
Vaksin COVID-19

Pada Jumat (30/4), Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa embargo vaksin AstraZeneca produksi India telah dicabut. Kini, vaksin tersebut dapat didatangkan kembali ke Indonesia.

WowKeren - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengumumkan bahwa embargo vaksin AstraZeneca produksi India telah dicabut. Atas pencabutan ini, sebanyak 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca akan kembali didatangkan ke Indonesia pada bulan Mei mendatang.

"Tentang travel ban (embargo) terkait vaksinasi, berdasarkan lobi Pak Menteri Kesehatan bersama Ibu Menlu dan secara langsung berkomunikasi dengan Dirjen WHO, sampai saat ini sudah kembali ya dirilis travel ban terkait vaksin ini," kata Nadia dalam konferensi pers daring, Jumat (30/4).

Nadia melanjutkan, "Kita harapkan di bulan Mei itu kita akan menerima kurang lebih 3,8 juta vaksin AstraZeneca kembali. Tentunya ini juga merupakan salah satu upaya dalam melakukan pemenuhan vaksin kita."


Dalam kesempatan tersebut, Nadia juga memastikan bahwa vaksin Novavax, AstraZeneca dan Pfizer akan tiba sesuai jadwal. Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan menambah pembelian vaksin Sinovac.

"Selain itu juga Indonesia sedang mengupayakan tambahan vaksin Sinovac sendiri untuk bisa menambah yang tadinya sudah kita pesan 140 juta dosis, kemungkinan kita sedang menegosiasikan untuk menambah jumlah vaksin tersebut," pungkas Nadia.

Sebelumnya pada Senin (26/4), sebanyak 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca asal Inggris telah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pertambahan tersebut, total vaksin AstraZeneca yang telah diterima Indonesia adalah 4.965.000 dosis.

Di sisi lain, vaksin AstraZeneca sempat menuai pro kontra setelah Eropa menangguhkan penggunaannya karena Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa pengentalan darah. Kendati demikian, BPOM telah menyatakan vaksin ini dapat digunakan karena kejadian tersebut meliputi sebagian kecil penerima dan sangat jarang terjadi.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts