Geger Masjid di Bekasi Malah Usir Jemaah Bermasker, Percaya Diri Akui Kebal dari Virus Corona
Unsplash/Vera Davidova
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Masjid Al Amanah di Kota Bekasi menjadi sorotan usai seorang jemaah malah diusir karena hendak beribadah sambil tetap memakai masker. Pengurusnya ternyata yakin masjid bebas dari virus Corona.

WowKeren - Berbeda dari Ramadan tahun lalu, kali ini pemerintah mengizinkan masjid-masjid menggelar ibadah tarawih berjemaah. Namun ada persyaratan ketat, yakni harus mematuhi protokol kesehatan termasuk dengan memakai masker serta menjaga jarak.

Namun nyatanya sebuah masjid di Kota Bekasi, Jawa Barat malah menjadi sorotan karena mengusir jemaahnya yang hendak mengenakan masker di dalam area rumah ibadah tersebut. Dan kekinian terungkap bahwa pengurus sudah berkali-kali ditegur pihak kepolisian karena larangan pemakaian masker di dalam masjid.

Adalah Kapolsek Medan Satria, Kompol Agus Rohmat yang mengaku pihaknya pernah menegur Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Amanah pada 2020 dan Januari 2021 karena masalah serupa. "Tahun 2020 dan Januari (2021) sudah ditegur (terkait melarang jemaah pakai masker)," kata Agus, dikutip dari Tribun Jakarta, Senin (3/5).

Menurut Agus, pihaknya selalu menekankan arahan protokol kesehatan setiap kali datang ke Masjid Al Amanah di Jalan Kp Tanah Apit tersebut. Bahkan Polsek Medan Satria sampai memberikan masker dan cairan disinfektan demi membantu penerapan prokes COVID-19 di masjid tersebut.


"Sudah dikasih masker dan disinfektan. Setelah ditegur ada perubahan, setelah itu kambuh lagi (melarang jemaah pakai masker)," ujar Agus.

Karena itulah kini pihaknya kembali menegur Masjid Al Amanah. "Sebelumnya saya juga mengimbau kepada pengurus masjid agar tidak melarang jemaah untuk menggunakan masker saat melakukan ibadah salat, karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi COVID-19," paparnya.

Alasan di balik larangan bermasker ini pun dijelaskan oleh Ustaz Abdul Rahman selaku pengurus Masjid Al Amanah. Menurutnya, masjid merupakan salah satu tempat yang terlindungi dari sebaran virus Corona.

"Saya memang menerapkan peraturan larangan masker di masjid karena tidak mau menyamakan masjid dengan pasar," terang Abdul Rahman. "Saya yakin bahwa Allah SWT melindungi kita semua yang berada di dalam masjid."

Kendati demikian, Abdul Rahman sudah meminta maaf pula terhadap jemaah masjid yang diusirnya karena ingin memakai masker. Ia juga berjanji tak akan lagi melarang jemaah yang hendak memakai masker saat beribadah.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts