Makin Panas, Desiree Tarigan Tagih Hotma Sitompul Kembalikan Lahan Ibunya Yang Diserobot
WowKeren/Fernando
Selebriti
Kisruh Pernikahan Ortu Bams Eks Samsons

Desiree Tarigan dicecar berbagai pertanyaan oleh penyidik soal kasus penyerobotan lahan dengan terlapor Hotma Sitompul. Hadir sebagai saksi, Desiree membeberkan fakta dibalik pembangunan tembok pembatas oleh Hotma.

WowKeren - Ibunda Bams eks Samsons, Desiree Tarigan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (3/5). Kedatangannya dalam rangka memenuhi panggilan sebagai saksi atas kasus penyerobotan tanah yang diadukan oleh Muliana Tarigan terhadap Hotma Sitompul.

"Hari ini kedatangan kami ke Polres Jakarta Selatan itu atas panggilan polisi laporan untuk laporan dari Nyonya Muliana Tarigan atau Ribu terkait dugaan tindak pidana penyerobotan lahan, sebagai terlapornya Hotma Sitompul," kata pengacara Mulia, Randy Ozora Siregar, saat ditemui WowKeren di Polres Metro Jakarta Selatan, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Senin (3/5).

"Hari ini yang diperiksa Ibu Desiree dan juga ada Prianka. Namun saat ini baru Ibu Desiree yang diperiksa karena lagi break, mengingat situasi sedang istirahat, penyidik juga mau istirahat jadi yang baru selesai diperiksa Ibu Desiree saja," imbuhnya.

Dalam penyidikan itu, Desiree dicecar berbagai pertanyaan seputar kasus penyerobotan lahan yang menjadikan Hotma sebagai terlapornya. Desiree lantas menjelaskan jika sebenarnya tanah yang diklaim Hotma, sudah menjadi miliknya jauh sebelum mereka menikah.

"Dulu 30 tahun yang lalu kira-kira tanah itu ibu saya punya duluan lalu mau menikah dengan bapak, yang di sebelah itu tanah punya kakak sepupu saya terus Pak Hotma bilang jual lah kak, karena kasihan Ribu kalau tidak tinggal sebelahan," ungkap Desiree. "Kakak saya bilang ya sudah, karena Pak Hotma bilang buat saya sama Desi tinggal di sini nanti. Kakak saya bilang ya sudahlah kalau memang buat kamu berdua nanti kalau setelah menikah ya sudah."


Desiree mengungkap jika dulu di tanah tersebut memang sudah ada tembok pembatas. Namun sempat dirobohkan oleh Hotma Sitompul. Sampai akhirnya tembok pembatas tersebut kembali dibangun oleh Hotma karena permasalahan yang terjadi diantara mereka.

"Dulu ada tembok pembatas pemisah tanah ibu saya dan kakak saya. Tapi setelah rumah dibangun jadi, tembok itu dirobohkan oleh Pak Hotma juga," terangnya. "Karena kan ibu saya waktu itu sendiri dengan anak-anak saya masih kecil-kecil waktu itu. Setelah itu, setelah kejadian ini ditembok lagi."

Desiree pun menambahkan, jika Hotma sebenarnya membeli tanah tersebut dari kakaknya. Ia tak mempermasalahkan soal tanah rumah milik Hotma, namun yang jadi persoalan di sini adalah karena Hotma telah membangun tembok pembatas di lahan ibunya.

"Oh itu tanahnya kakak saya cuma sudah dibeli Pak Hotma. Cuma yang jadi masalahnya, temboknya itu mengambil lahan ibu saya. Kalau tanah rumah ya punya Pak Hotma," beber Desiree. "Luasannya 195 meter."

Di akhir pernyataannya, Desiree memberi peringatan kepada Hotma agar segera mengembalikan lahan ibunya. Pasalnya, ini juga mandat dari sang ibunda.

"Gini kita kan dari kuasa Ribu juga. Dari Ibu Ribu sendiri ini di depan mata saya. Ngomong gini, saya itu nggak butuh uang, saya hanya mau kembalikan tanah. Mandatnya seperti itu," pungkas Desiree.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts