Tak Tahu Sedang Hamil, Penumpang Pesawat Melahirkan di Atas Ketinggian 30.000 Kaki
pixabay.com/Ilustrasi
SerbaSerbi

Lavinia Mounga yang terbang dari Salt Lake City di AS ke Honolulu tidak tahu dirinya tengah hamil hingga akhirnya ia mendapat kejutan ketika melahirkan di tengah penerbangan.

WowKeren - Pada umumnya, kelahiran bayi akan ditunggu-tunggu oleh sang ibu yang tengah hamil. Namun sebuah kejadian tak biasa baru-baru ini terjadi pada Lavinia Mounga.

Bagaimana tidak, wanita yang terbang dari Salt Lake City di AS ke Honolulu bahkan tidak tahu dirinya tengah hamil hingga akhirnya ia mendapat kejutan kehidupan ketika sedang melakukan perjalanan itu. Di dalam pesawat yang terbang di atas ketinggian 30.000 kaki, ia melahirkan anaknya.

Kala itu, ia terbang ke Hawaii bersama keluarganya pekan lalu ketika ia mulai merasakan kontraksi persalinan. "Aku kewalahan namun dalam artian yang baik," cuit Lavinia di media sosial.

Momen tak biasa itu berhasil diabadikan oleh salah seorang penumpang. Ia berbagi rekaman momen menghangatkan hati ketika seluruh penumpang di dalam kabin memberikan tepuk tangan kepada Lavinia yang tertegun melahirkan di tengah penerbangan.


Tak hanya Lavinia, sang ayah bayi tersebut juga terkejut dengan kedatangan bayi yang dinamai Raymond tersebut. Menyebutnya sebagai momen keajaiban, Ethan Magalei berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantu pasangan itu selama persalinan. Ia pun berharap untuk menjadi ayah yang terbaik untuk bayinya.

Tak pelak, kejadian ini pun turut mengundang tanya di antara para penumpang lainnya. Mereka tak habis pikir bagaimana mungkin seorang wanita yang hamil tua diizinkan untuk ikut penerbangan. Sang ayah memberi tahu Julia (salah seorang penumpang) bahwa Lavinia tidak tahu dirinya sedang hamil sebelum melahirkan dalam penerbangan, menurut Star Online.

Dalam sebuah video TikTok yang diunggah, manajer awak kabin terdengar berkata, "Seperti yang kita dengar, kami baru saja melakukan persalinan di pesawat, mari bertepuk tangan untuk sang ibu. Selamat."

Sebuah tim staf darurat pun dikerahkan dengan membawa tangki oksigen dan peralatan saat mereka menuju bagian belakang pesawat untuk memeriksa Lavinia dan bayinya. Beberapa menit kemudian, para staf terlihat membantu pasangan tersebut turun dari pesawat dengan kursi roda dan mengantarkan mereka ke ambulans.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts