Salah Sasaran Hingga Tewaskan Bocah 10 Tahun, Pengirim Sate Beracun Mengaku Menyesal
Unsplash/Akharis Ahmad
Nasional

Diketahui, tersangka berinisial NA tersebut awalnya hendak mengirimkan takjil tersebut kepada pria bernama Tomy namun ditolak karena merasa tidak mengenali nama pengirim.

WowKeren - Kasus sate beracun yang menewaskan seorang bocah putra driver ojek online di DI Yogyakarta terus menjadi sorotan. Tersangka pengirim sate beracun tersebut telah berhasil diamankan polisi pada Jumat (30/4) lalu.

Diketahui, tersangka berinisial NA tersebut awalnya hendak mengirimkan takjil tersebut kepada pria bernama Tomy. Namun Tomy tidak mau menerimanya karena merasa tidak mengenal pengirim. Akhirnya, paket takjil tersebut dibawa pulang oleh sang driver ojol dan justru menewaskan putranya yang baru berusia 10 tahun.

Menurut pihak kepolisian, NA sempat mengaku menyesal karena aksinya tersebut salah sasaran hingga menewaskan seorang bocah. "Iya adalah omongan sepintas seperti itu (menyesal), cukup goyah ketika terjadi viral di media," jelas Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria, Senin (3/5).

Menurut Burkan, komunikasi NA belum baik lantaran tersangka merasa gelisah. "Ini introvert banget (tersangka) tidak semudah yang anda bayangkan. Jadi awalnya saya mengira sesimpel itu tapi agak tertutup," terangnya.


Lebih lanjut, NA disebut telah cukup lama memesan bahan kimia melalui aplikasi online, yakni sejak sekitar tiga bulan lalu. Bahan kimia tersebut kemudian dicampurkan ke bumbu sate pada Minggu (25/4).

"Dari peristiwa ini kami simpulkan bahwa sebenarnya, peristiwa ini sudah dirancang tidak saat itu. Tetapi sudah dirancang beberapa hari maupun beberapa minggu sebelumnya," papar Burkan. "Karena pemesanan KCN ini sudah dari kira-kira tiga bulan yang lalu."

Burkan menjelaskan bahwa perencaan aksi tersebut terlihat dari NA yang berganti motor dan mengenakan jilbab. Padahal di kesehariannya, ia tidak mengenakan jilbab.

"Dia berganti motor, dia yang tidak biasanya berjilbab hari itu berjilbab," tuturnya. "Membuang jaket, jaket yang dipersiapkan."

Di sisi lain, NA mengaku bahwa ide untuk memberikan sianida ini datang dari pria lain berinisial R demi memberi pelajaran karena Tomy malah menikah dengan perempuan lain. R juga menganjurkan NA agar bumbu sate yang sudah dicampur dengan sianida itu dikirimkan melalui ojek online namun tanpa melalui aplikasi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts