'Taxi Driver' Hingga 'Vincenzo', Ahli Ungkap Kekhawatiran Soal Tren Drama 'Pahlawan Kegelapan'
Naver
TV
Demam Vincenzo

Di saat 'Taxi Driver' fokus pada kasus ketidakadilan sosial, 'Vincenzo' berfokus pada pengembangan pahlawan kegelapan. Satu lagi drama bergenre 'pahlawan kegelapan' adalah 'Mouse' di tvN.

WowKeren - Saat ini, drama Korea Selatan tengah diisi oleh tren genre "pahlawan kegelapan". Jika hukum tidak bisa memberikan ganjaran setimpal untuk penjahat maka mereka tidak ragu-ragu untuk mencari cara lain dengan melakukan apa yang diyakini benar.

Dari karakter Kim Do Ki (Lee Je Hoon) di "Taxi Driver", Vincenzo Cassano (Song Joong Ki) dalam "Vincenzo" hingga Jung Ba Reum (Lee Seung Gi) di drama "Mouse", mereka tidak bisa diam saja ketika menyaksikan ketidakadilan.

Di saat "Taxi Driver" fokus pada kasus ketidakadilan sosial, "Vincenzo" berfokus pada pengembangan pahlawan kegelapan. Sedangkan Jung Ba Reum mengambil langkah lain untuk menjadi Dewa, menilai benar dan salah dari perspektif dirinya sendiri.

Tren genre "pahlawan kegelapan" ini membuat para ahli dan kritikus drama buka suara. Mereka menyuarakan keprihatinan atas balas dendam yang sangat pribadi yang dicari oleh para pahlawan gelap ini, terutama karena tingkat kekerasan yang meningkat di sekitar cerita-cerita ini.


"Karena platform over-the-top (OTT) menjadi norma, perbedaan antara serial televisi dan film semakin memudar. Meskipun ada konten yang mengkritik atau mendiskreditkan otoritas di serial televisi sebelumnya, karena semakin banyak jenis konten yang berkembang biak, lebih provokatif, isu-isu R-rated mulai bermunculan. Adegan kekerasan yang dilakukan terhadap korban atau keluarga dari almarhum juga menjadi lebih eksplisit," ujar profesor Yoon Seok Jin.

"Jika hukum ditaati dengan adil dan mereka yang pantas dihukum mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan, semua orang akan bergantung pada sistem peradilan. Tapi prosesnya lambat, dan hukuman bagi pelaku jarang mencerminkan kejahatan mereka," tutur profesor psikologi forensik Lee Soo Jung.

"Namun, kalaupun ada alasan di balik balas dendam pribadi, tindakan itu sendiri ilegal, sehingga tidak pernah ada pembenaran untuk tindakan tersebut. Khususnya di 'Mouse', terdapat terlalu banyak adegan di mana anak-anak menjadi korban dan juga berbahaya untuk menebus pembunuhan dengan pembunuhan lainnya," sambung profesor Lee Soo Jung.

"Meskipun (cerita) mencerminkan kenyataan di mana seseorang harus menghukum kejahatan dengan kejahatan lain, mereka perlu mengusulkan alternatif seperti 'Beyond Evil' JTBC, di mana karakter dihukum dan dianggap bertanggung jawab atas ilegalitas yang mereka lakukan," pungkas kritikus drama Gong Hee Jung.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts