Eks Kru KRI Nanggala-402 Beri Klarifikasi usai Penyakitnya Dikaitkan Dengan Tugas di Kapal Selam
YouTube/TNI Angkatan Laut
Nasional
KRI Nanggala Hilang Kontak

Mantan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II TNI AL Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa meluruskan kabar yang menyebutkan dirinya terpapar radiasi serbuk besi kapal selam.

WowKeren - Mantan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II TNI AL Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa sempat diisukan terbaring sakit hingga tak dapat berbicara karena bertugas di KRI Nanggala-402. Kekinian, Iwa memberikan klarifikasi bahwa dirinya kini masih beraktivitas meski masih dalam perawatan atas penyakit syaraf terjepit yang dideritanya.

"Ada pernyataan tentang kondisi saya yang terbaring sakit tidak bisa berbicara, hanya bisa di tempat tidur. Saya sampaikan pada media, saya seperti ini. Kalau dikatakan sakit, saya masih bisa beraktivitas, biar pun terbatas," papar Iwa pada Selasa (4/5). "Saya berangkat dari Tasikmalaya tidak pakai ambulans, kendaraan sendiri, dan bukan atas perintah pimpinan. Saya memang sedang ikhtiar kesehatan untuk pribadi."

Selain itu, Iwa juga meluruskan kabar yang menyebutkan dirinya terpapar radiasi serbuk besi kapal selam karena bekerja selama puluhan tahun. Sambil menahan tangis, Iwa menjelaskan bahwa dirinya telah berdinas di kapal selam sejak berpangkat Letnan Dua, Letnan Satu, Kapten, Mayor, hingga akhirnya menjadi Komandan Satuan Kapal Selam.

Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatannya bukan dikarenakan oleh dinas di kapal selam. Menurutnya, kondisinya saat ini sudah sejak lama dialami karena kurang disiplin diri sehingga perlu mendapat perawatan. Iwa juga menyoroti kondisi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali yang masih sehat meski sama-sama bertugas di kapal selam.


"Adapun radiasi buktinya beliau, yang layar dengan kami masih sehat," papar Iwa. "Karena kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman. Jadi Insya Allah di kedalaman berapa pun sesuai spekteknya kita aman."

Iwa bahkan menyatakan dirinya masih ingin bertugas di kapal selam apabila masih bisa berdinas. "Kalau masih ada waktu, saya mau berdinas di kapal selam, karena kami mencintai satuan kami," jelas Iwa.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono menyayangkan pemberitaan mengenai kesehatan Iwa yang dikait-kaitkan dengan masa tugasnya di kapal selam. Menurut Julius, pemberitaan di media massa maupun media sosial terkait penyakit Iwa terkesan dipolitisir.

"Kok bisa beliau (Iwa Kartiwa) dalam keadaan susah, sedih, dengan rekan-rekan seperjuangan yang telah gugur di medan tugas masih dibully, masih dipolitisir," pungkas Julius.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts