Peserta Peringkat 1 'Youth With You' Tiongkok Mendadak Tinggalkan Program, Ini Pemicunya
YouTube
TV

Astro Music Entertainment telah mengonfirmasi bahwa Tony Yu akan meninggalkan 'Youth With You'. Agensi juga menyampaikan permintaan maaf atas skandal yang menimpa idol asuhannya.

WowKeren - Program survival Tiongkok "Youth With You" saat ini masih ditayangkan untuk mencari calon idol cowok yang akan didebutkan menjadi boy grup. Namun program itu belum lama ini kehilangan salah satu peserta yang merupakan kandidat pemenang.

Peserta itu yakni Tony Yu. Peserta yang sempat menduduki peringkat pertama "Youth With You" itu memutuskan mengundurkan diri dari program karena skandal layanan prostitusi dan perdagangan narkoba di bisnis karaoke yang diduga dilakukan orangtuanya.

Astro Music Entertainment telah mengonfirmasi bahwa Tony Yu akan meninggalkan "Youth With You". Agensi juga menyampaikan permintaan maaf atas skandal keluarga yang menimpa idol asuhannya.

Agensi tersebut menyatakan, "Kami menyampaikan permintaan maaf yang terdalam atas nama artis kami Tony Yu Jing Tian, yang telah menyebabkan semua orang tertekan dan menggunakan sumber daya publik karena masalah pribadi baru-baru ini."


"Pada saat yang sama karena masalah kesehatan pribadi artis kami, dia tidak akan dapat terus berpartisipasi dalam jadwal yang relevan, dan dia memutuskan untuk mundur dari acaranya saat ini," sambung agensi.

Selain kontroversi dan rumor seputar orangtuanya, Tony Yu sebenarnya juga menuai sorotan negatif lainnya. Netizen Korea menyoroti soal sang idol yang hanya menulis kewarganegaraannya sebagai orang "Kanada" ketika menjadi peserta "Produce x 101".

Tony Yu sendiri sudah cukup populer karena masuk dalam peringkat 20 di program Mnet "Produce X 101". Penggemar awalnya memuji soal sifat ceria dan pekerja kerasnya meskipun memiliki latar belakang keluarga kaya.

Menurut seorang netizen Tiongkok, orang tua Tony Yu menjalankan bisnis karaoke eksklusif berskala besar yang terkenal dengan layanan prostitusi online. Namun, orangtua Tony Yu membantah tuduhan tersebut. Sang ibu menyatakan di platform media sosial Weibo bahwa keluarganya telah menjual bisnis tersebut sebelum pindah ke Vancouver, Kanada.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts