Takut COVID-19, Orang Tertua di Dunia Batal Ikut Estafet Obor Olimpiade Tokyo
AFP
Dunia

Jepang telah menetapkan status darurat COVID-19 selama dua pekan untuk sejumlah wilayah seperti Tokyo dan Osaka sejak 25 April 2021 lalu. Namun pemerintah disebut mempertimbangkan perpanjangan status darurat tersebut.

WowKeren - Pemegang Rekor Dunia Guinness untuk orang tertua di dunia, Kane Tanaka, dilaporkan batal mengikuti estafet obor Olimpiade Tokyo 2020 karena khawatir akan penularan virus corona (COVID-19). Wanita berusia 118 tahun tersebut sedianya dijadwalkan menjadi salah satu peserta estafet di Fukuoka yang akan dimulai pada 11 Mei 2021 mendatang.

"Kami menerima email dari keluarganya yang mengatakan dia ingin mundur dari estafet saat dia dan keluarganya khawatir tentang penyebaran virus di panti jompo," ungkap salah seorang pejabat di Panti Jompo, dikutip dari Reuters pada Jumat (7/5).

Sebagai informasi, estafet obor Olimpiade yang dimulai pada Maret 2021 lalu ini digelar di tengah pandemi COVID-19. Pada Minggu (2/5), pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan ada enam orang yang membantu kegiatan tersebut dinyatakan positif COVID-19.

Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 dalam acara tersebut kini sudah ada delapan orang. Beberapa selebriti yang awalnya akan ambil bagian dalam estafet obor ini akhirnya mengundurkan diri dengan alasan keamanan di masa pandemi COVID- 19.


Di sisi lain, Jepang telah menetapkan status darurat COVID-19 untuk sejumlah wilayah seperti Tokyo dan Osaka sejak 25 April 2021 lalu. Status darurat tersebut sedianya berlaku selama dua pekan hingga 11 Mei 2021, namun pemerintah Jepang dikabarkan tengah mempertimbangkan perpanjangan status darurat COVID-19 untuk wilayah Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Hyogo.

Surat kabar Yomiuri melaporkan bahwa Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga akan bertemu dengan sejumlah Menteri dan menggelar rapat membahas perpanjangan status darurat tersebut. Namun demikian, tidak dijelaskan secara detail berapa lama masa perpanjangan status darurat tersebut akan berlangsung. Adapun perpanjangan status darurat tersebut dikhawatirkan akan merubah jadwal Olimpiade yang direncanakan akan berlangsung pada 23 Juli 2021 nanti.

Diketahui, penetapan status darurat ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Selama penerapan status darurat, seluruh restoran, bar, hingga tempat karaoke yang menyediakan minuman beralkohol wajib tutup.

Sedangkan untuk kegiatan olahraga akan tetap digelar, tetapi tidak dengan penonton yang hadir langsung di stadion. Selain itu, gerai waralaba dan ritel yang memiliki luas bangunan sekitar seribu meter persegi juga wajib tutup.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts