Begini Cara Kocak Pemudik 'Kelabui' Polisi, Sampai Akui Ingin Berwisata di Kampung Halaman
Instagram/dishubdkijakarta
SerbaSerbi
Mudik di Tengah Corona

Periode larangan mudik Lebaran berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Meski diketatkan dengan sejumlah sanksi, masih ada beberapa yang nekat mudik melalui cara-cara kocak berikut ini.

WowKeren - Pemerintah resmi menetapkan larangan mudik Lebaran mulai Kamis (6/5) kemarin sampai Senin (17/5) mendatang. Pandemi COVID-19 pun masih menjadi alasan utama mengapa kebijakan ini ditetapkan.

Jelas larangan mudik menuai pro dan kontra, hingga menimbulkan sejumlah aksi nekat yang dilakukan masyarakat. Namun bukan hanya nekat, ada pula yang memamerkan cara-cara kocak agar bisa lolos dari cegatan polisi demi kembali ke kampung halaman.

Kocaknya rencana pemudik kelabui polisi ini tampak di unggahan akun Twitter @outofcontext_id. Akun tersebut tampak mengunggah potret pemotor yang membawa barang serupa kardus di boncengannya.

Yang menyita perhatian adalah tulisannya. "LAGI KULI PAK, Bukan Mudik, Sumpah," demikian kutipan tulisan yang tertera di barang bawaan sang pemotor.


Sebab, seperti diketahui, pergerakan masyarakat antarwilayah masih diizinkan apabila memiliki "surat sakti" berupa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) serta alasan yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Termasuk di antaranya jika hendak bekerja, namun tentu saja harus ada surat resmi dari atasan atau perusahaan.

Begini Cara Kocak Pemudik \'Kelabui\' Polisi, Sampai Akui Ingin Berwisata di Kampung Halaman

Twitter

Sontak berbagai potret kekocakan masyarakat mencoba mengelabui larangan mudik ini pun diunggah warganet lain. Ada yang menulis, "Bismillahirrahmanirrahim. Tanggal 06-05-2021 Mudik Dari Jakarta ke Bekasi," di bagian belakang sepeda motornya, namun kata "mudik" dicoret untuk digantikan dengan "Pulang Kampung" agar berbeda dari larangan pemerintah.

Ada pula yang menyarankan agar beralasan hendak mengunjungi suatu tempat wisata di kampung halaman lantaran berwisata tetap diizinkan di tengah larangan mudik. "Mau ke tempat wisata baru dikampung pak, sumpah demi alek," cuit @li***a_.

Di sisi lain, pemerintah mengetatkan larangan mudik Lebaran, termasuk menyasar masyarakat di wilayah aglomerasi yang sebelumnya "kebal". Meski demikian, masih banyak yang berusaha nekat mudik di tengah larangan, bahkan bila harus menumpang di bak truk pengangkut sayur sekalipun.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts