Singapura Tutup Sebagian Bandara Changi Usai Ditemukan Klaster COVID-19
commons.wikimedia.org/Matteo Morando
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kasus pertama dari klaster ini terdeteksi pada Rabu (5/5) lalu pada seorang petugas kebersihan Singapura berusia 88 tahun yang bekerja di Terminal 3 Bandara Changi.

WowKeren - Singapura belum lama ini mendeteksi sebuah klaster baru di Bandara Changi dengan delapan kasus COVID-19. Kementerian Kesehatan (MOH) pada Minggu (9/5) mengatakan klaster ini terbentuk setelah empat orang pekerja di bandara tersebut dinyatakan positif.

Adapun kasus pertama dari klaster ini terdeteksi pada Rabu (5/5) lalu pada seorang petugas kebersihan Singapura berusia 88 tahun yang bekerja di Terminal 3 Bandara Changi. Lalu tiga hari setelahnya, Sabtu (8/5), tiga orang pekerja di bandara juga dinyatakan positif. Mereka adalah petugas kebersihan, seorang koordinator keselamatan, dan seorang petugas penerbangan.

Lalu kemudian, empat kasus baru di bandara terdeteksi pada hari Minggu keesokan harinya. Mereka adalah dua petugas kebersihan, seorang petugas Certis Cisco dan pengawal penumpang SATS. Mereka semua bekerja di Terminal 3 Bandara Changi.


Adapun mereka ini juga termasuk di antara 10 kasus komunitas baru yang dilaporkan pada hari Minggu. Sementara itu, dua dari kasus baru tersebut yakni seorang petugas kebersihan dan petugas Certis Cisco, telah diuji pada awalnya positif untuk varian B1617 yang pertama kali ditemukan di India, dan menunggu tes konfirmasi lebih lanjut.

Kemenkes sendiri telah memulai operasi tes COVID-19 khusus untuk semua pekerja di Bandara Changi Terminal 1 dan 3, serta Bandara Jewel Changi. Sebagai tindakan pencegahan tambahan, Terminal 3 Bandara Changi Basement 2 akan ditutup untuk umum sementara mulai Senin (10/5).

Bagi masyarakat yang berkunjung ke terminal pada 3 Mei harus memantau kesehatan mereka dengan cermat selama 14 hari sejak tanggal kunjungan mereka. Pemerintah akan mengadakan tes gratis untuk mereka.

MOH mengatakan akan menginformasikan tentang tata cara membuat janji pertemuan tes tersebut melalui SMS mulai hari Senin. Hingga Minggu, Singapura telah melaporkan total 61.359 kasus COVID-19 dan 31 kematian.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts