Lisa BLACKPINK Ungkap Alasan Jadi Mentor Super Tegas di 'Youth With You'
Naver
TV

Dalam episode ke-22 'Youth With You 3', seorang peserta diminta untuk memberikan penilaian Lisa dalam kategori yang berbeda. Idol kelahiran tahun 1997 itu menerima A + untuk 'ketegasan'.

WowKeren - Lisa saat ini masih disibukkan dengan menjadi mentor menari di program survival Tiongkok "Youth With You 3". Member BLACKPINK (Black Pink) itu kerap menjadi viral karena imejnya sebagai mentor yang tegas kepada para peserta.

Sebagai mentor dance, Lisa memang bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan menari peserta dari tahap pertama hingga terakhir. Kapan pun penampilan peserta tidak sesuai dengan standarnya, idol asal Thailand itu tidak akan ragu untuk memanggil mereka.

Dalam episode ke-22 "Youth With You 3", seorang peserta diminta untuk menilai Lisa dalam kategori yang berbeda. Idol kelahiran tahun 1997 itu menerima A + untuk "ketegasan", dengan para peserta berbicara tentang seberapa banyak Lisa membantu mereka meningkat karena kata-katanya yang tegas.

Lisa tertawa menanggapi penilaian para peserta "Youth With You 3" terhadapnya. "Aku tidak tahu apakah harus bahagia setelah mendapatkan A dalam hal tingkat ketegasan. Sejujurnya, ketika aku belajar menari, setiap guruku sangat tegas," ujar Lisa.


Karena Lisa belajar dengan baik dari gaya mengajar semacam itu, dia memutuskan itu adalah cara terbaik bagi para peserta pelatihan untuk tumbuh. "(Cara mengajarku) Aku tidak setengah level dari mereka, jadi aku ingin mengikuti teladan mereka. Aku ingin menjadi guru seperti mereka. Jadi aku tegas di kelasku," imbuh Lisa.

Namun bersikap tegas bukan berarti Lisa juga tidak sabar dan hangat. "Tapi setelah kelas berakhir, aku bisa bersikap baik. Aku tidak ingin mereka salah berpikir bahwa aku santai dan mereka tidak perlu belajar dengan cermat. Aku tidak menginginkan itu," tambah Lisa.

Para peserta "Youth With You 3" pun seolah setuju dengan penuturan Lisa itu. "Dia baik. Ketika kami terluka, atau dia menyadari bahwa kami merasa tidak enak badan, dia akan meminta kami untuk istirahat. Ketika kami bertemu lain kali, dia masih mengingat ini dan bertanya kepada kami sekali lagi," puji seorang peserta. Bagaimana menurutmu?

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts