Dipakai WN Tiongkok Masuk RI, Operasional Pesawat Carter Luar Negeri Disetop di Masa Larangan Mudik
Pxhere
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Keputusan penghentian sementara operasional pesawat carter ini diambil dalam Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (10/5) kemarin.

WowKeren - Operasional pesawat carter disetop selama masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 demi mencegah kasus COVID-19 dari luar negeri. Keputusan ini diambil dalam Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (10/5) kemarin.

"Terkait pengendalian mobilitas dari luar negeri, maka berdasarkan hasil Rapat Terbatas ditetapkan penerbangan carter akan berhenti beroperasi sementara selama masa peniadaan mudik," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers pada Selasa (11/5). "Demi mencegah importasi kasus pun, para pekerja migran Indonesia diimbau untuk menunda kepulangannya."

Lebih lanjut, Wiku meminta agar para petugas lapangan yang berjaga di pintu-pintu masuk wilayah Indonesia untuk memperketat pengawasan terhadap kedatangan warga negara asing (WNA). Petugas di lapangan wajib menegakkan screening dan karantina.

"Sebab salah satu kunci keamanan kita selama masa pandemi ini adalah tidak masuknya kasus importasi dari luar negeri," papar Wiku. "Karena petugas mengerti bahwa sudah ada kasus mutasi yang ditemui beberapa waktu ke belakang dan hal ini harus kita hentikan."


Sementara itu, mobilitas moda transportasi darat, laut, hingga udara tampak mengalami tren penurunan. Berdasarkan data per 9 Mei 2021, Wiku memaparkan bahwa angkutan jalanan mengalami penurunan sebesar 85 persen, angkutan laut 32 persen, angkutan udara 93 persen, dan kereta api 56 persen.

Sebelumnya, sejumlah WNA asal Tiongkok masuk ke Indonesia menggunakan penerbangan carter rute Wuhan-Jakarta untuk keperluan pekerjaan. Hal ini lantas menuai kritik dari sejumlah pihak.

Salah satunya adalah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Presiden KSPI Said Iqbal menilai kedatangan TKA Tiongkok dan India dengan menggunakan pesawat carter di masa pandemi COVID-19 adalah ironi yang menyakitkan dan menciderai rasa keadilan bagi buruh.

"Ibaratnya buruh dikasih jalan tanah yang becek, tetapi TKA diberi karpet merah dengan penyambutan yang gegap gempita atas nama industri strategis," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Selasa (11/5). "Padahal buruh yang mudik tidak mencarter pesawat, tetapi membeli sendiri bensin motor dan makannya di saat sebagian dari mereka uang THR-nya tidak dibayar penuh oleh pengusaha."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts