Jokowi Kutuk Keras Serangan Israel Usai Berbicara Dengan Sejumlah Pemimpin Negara
Instagram/jokowi
Nasional

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan sejumlah kepala negara lain seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hingga Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

WowKeren - Presiden Joko Widodo kembali memberikan pernyataan terkait konflik Palestina dan Israel. Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan sejumlah kepala negara lain seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hingga Presiden Afghanistan Ashraf Ghani terkait hal ini.

"Beberapa hari belakangan saya berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, Perdana Menteri Singapura, Presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Malaysia (15/05)," cuit Jokowi di akun Instagram resminya pada Sabtu (15/5). "Kami berbicara mengenai perkembangan global, termasuk kelanjutan ASEAN Leaders Meeting #ALM, perkembangan di Afghanistan, dan situasi yang sangat mengkhawatirkan di Palestina."

Jokowi lantas menyatakan bahwa Indonesia mengutuk serangan Israel kepada Palestina. Ia menegaskan bahwa agresi Israel harus segera dihentikan.

"Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak," lanjut Jokowi. "Agresi Israel harus dihentikan."


Jokowi Kutuk Israel

Twitter/@jokowi

Melansir BBC, Israel terus meningkatkan serangannya di Gaza sejak Senin (10/5) lalu. Para militan Palestina juga terus menembakkan roket ke Israel. Pertempuran ini menewaskan sedikitnya 122 orang di Gaza dan delapan orang di Israel.

Adapun kekerasan di Gaza dan Israel pekan ini disebut sebagai yang terburuk sejak tahun 2014. Pertempuran ini pecah usai ketegangan Israel-Palestina di Yerusalem Timur memanas selama berminggu-minggu sebelumnya dan memuncak dengan bentrokan di situs suci yang dihormati oleh Muslim dan Yahudi.

Hamas, kelompok militan yang menguasai Gaza, mulai menembakkan roket setelah memperingatkan Israel untuk menarik diri dari situs tersebut. Hal tersebut pun memicu serangan udara balasan.

Adapun warga Palestina di Gaza yang takut diserang oleh pasukan Israel telah melarikan diri dari daerah yang dekat dengan perbatasan Israel. Penduduk yang meninggalkan Shejaiya di Kota Gaza mengatakan peluru telah jatuh ke rumah-rumah.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts