India Benarkan Warga Hanyutkan Jenazah Pasien COVID-19 di Sungai Gangga, Ternyata Ini Alasannya
Flickr/ninian_reid
Dunia
Pandemi Virus Corona

PR untuk pemerintah India kembali bertambah, yakni memastikan tidak ada lagi praktik menghanyutkan jenazah diduga pasien COVID-19 di Sungai Gangga yang menjamur belakangan ini.

WowKeren - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan temuan setumpuk jenazah diduga pasien COVID-19 di Sungai Gangga, India. Banyak yang mengaitkan peristiwa ini dengan tingginya biaya perawatan COVID-19 di negeri Bollywood sehingga penduduk setempat tak sanggup membayar biaya kremasi dan penindakan jenazah pasca meninggal.

Dan kini pemerintah India pun sudah mengakui soal jenazah-jenazah yang dihanyutkan di sungai tersebut. Dan bukan cuma mereka yang meninggal akibat COVID-19, jenazah pasien penyakit lain pun turut dilarung ke sungai suci itu.

"Pemerintah memiliki informasi bahwa jenazah mereka yang meninggal karena COVID-19 atau penyakit lainnya dibuang ke sungai alih-alih dibuang sesuai ritual yang tepat," tutur seorang pejabat senior Uttar Pradesh, Manoj Kumar Singh, Jumat (14/5). "Akibatnya, mayat ditemukan dari sungai di banyak tempat."

Namun Singh menegaskan, sebagian besar jenazah yang ditemukan dan diautopsi tidak menunjukkan adanya infeksi virus Corona. Setidaknya fenomena itu tampak pada 4 dari 5 jenazah yang didapat di distrik Ghazipur.


"Tubuh jenazah sudah terdekomposisi," kata Singh, dikutip dari Reuters, Minggu (16/5). "Jadi saya sendiri tidak yakin ada jenazah positif Corona yang akan ditemukan."

Lantas apa sebenarnya penyebab warga Uttar Pradesh maupun beberapa daerah lain sampai nekat menghanyutkan jenazah ke sungai? Dalam pernyataan resminya, Singh mengungkap sejumlah alasan.

"Kurangnya dana untuk bahan-bahan kremasi seperti kayu bakar," kata Singh. "Keyakinan agama di beberapa komunitas, hingga keluarga yang menelantarkan korban karena takut akan tertular penyakit."

Meski semua masih sebatas dugaan, banyak yang meyakini perkara finansial menjadi faktor utama jenazah pasien COVID-19 sampai dihanyutkan ke sungai. Karena itulah, Singh mendesak perangkat desa di Uttar Pradesh agar mencegah jangan sampai ada lagi jenazah yang dihanyutkan.

Sebagai gantinya, Singh memastikan pemerintah negara bagian akan membayarkan biaya kremasi atau pemakaman bagi keluarga kurang sejahtera hingga INR5.000 (setara USD68). Singh juga menginstruksikan kepolisian untuk melakukan patroli di sekitar Sungai Gangga agar jangan ada lagi jenazah yang dihanyutkan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts