Jungkook BTS Dijadikan Alat untuk Kritik Pemerintah Masalah Tato, ARMY Meradang
Selebriti

Politisi wanita bernama Ryu Ho Jung mengkritik pemerintah dan berusaha membuat tato legal dan diatur di Korea Selatan dengan menggunakan potret Jungkook di media sosialnya.

WowKeren - Baru-baru ini politisi wanita bernama Ryu Ho Jung menjadi berita utama karena memposting berbagai foto Jungkook BTS (Bangtan Boys) di media sosialnya untuk mendukung rancangan Undang-Undang Tato yang dibuatnya. Ia mengkritik pemerintah dan berusaha membuat tato legal dan diatur di Korea Selatan.

Melalui postingan Instagram dengan foto-foto Jungkook, Ryu Ho Jung menulis, "Lepaskan perban BTS! Pernahkah kamu melihat perban di tubuh selebriti favoritmu? Pemandangan mengerikan ini, yang sering terlihat di siaran Korea kami, dibuat oleh aturan stasiun untuk menyembunyikan tato."

Kita semua mungkin pernah melihat idola favorit kita dengan perban atau tambalan acak ketika mereka menari dan biasanya untuk menutupi tato mereka. Itu terlihat khususnya artis dengan banyak tato, seperti Jay Park. Pemerintah telah lama mengklaim bahwa tato merusak moral, menyebabkan ketidaknyamanan, dan memiliki efek buruk pada pemirsa muda.

Jungkook BTS Digunakan Politisi untuk Kritik Pemerintah Soal Tato, ARMY Meradang

Source: Instagram

Ryu Ho Jung terus mengkritik pemerintah atas kebijakan mereka terkait tato dan bagaimana hal itu sebenarnya merugikan artis dan publik. "'Sistem' tidak mengikuti perubahan di dunia yang sekarang menghormati individualitas dan kreativitas individu bebas," tulisnya.

"Lukisan indah dan kata-kata indah dari tato yang umum di sekitar kita adalah ilegal di Korea. Korea memiliki lebih dari 3 juta orang dengan tato dan tato telah dianggap sebagai seni tinggi di seluruh dunia. Bahkan seniman tato domestik dihormati sebagai seniman luar biasa di panggung dunia, tapi Korea mengabaikan mereka," lanjut politisi.


Ryu Ho Jung terus memperjuangkan hak-hak seniman tato karena undang-undang perburuhan saat ini tidak melindungi mereka. Seniman tato di Korea berada dalam bahaya terus-menerus kehilangan penghasilan dan kadang-kadang bahkan masuk penjara. Pekerjaan mereka juga tidak dapat dikenakan pajak karena ilegal, sehingga juga mengambil potensi uang dari negara.

Politisi berharap undang-undang ini bisa disahkan agar tato bisa menjadi legal dan pemerintah bisa mengaturnya. Undang-undang tersebut akan menentukan persyaratan untuk mengeluarkan lisensi tato dan hanya mengizinkan ahli tato yang memenuhi syarat dan terampil untuk memiliki bisnis. Ia menekankan bahwa ini akan melindungi seniman tato dan menjamin hak masyarakat atas manajemen kesehatan, kebersihan, dan keselamatan.

Ryu Ho Jung mungkin menggunakan foto Jungkook karena ia adalah idol K-Pop dikenal dan dicintai hampir semua orang di Korea, jadi akan lebih mudah bagi orang untuk berempati dengan rancangan udang-undang tersebut jika mereka memikirkan si "golden maknae". Jungkook sendiri tidak terlibat.

Namun bertentangan dengan niat postingannya memperjuangkan tato, ada kritik bahwa Ryu Ho Jung menggunakan BTS untuk pengaruh. ARMY (fandom BTS) meradang dan meminta politisi untuk menghapus foto Jungkook, dengan menyatakan, "Aku tidak ingin Anda menggunakan BTS untuk politik."

"Aku mengerti dan setuju dengan apa yang kamu kejar. Aku suka kamu mengusulkan RUU ini tapi tolong hapus foto BTS dan Jungkook," tambah netizen lain. "Ada artis dan idola lain yang memiliki tato tapi kamu menggunakan Jungkook untuk mendapatkan perhatian. Tolong jangan gunakan BTS sebagai alat untuk gerakan politikmu," tulis netizen.

ARMY dan netizen terus mengkritik bahwa Ryu Ho Jung menggunakan BTS sebagai sarana untuk menarik perhatian publik. Ia juga dikritik karena memakukan imej bahwa Jungkook adalah satu-satunya idol bertato.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts