Pensiun dari Kepala BNPB, Doni Monardo Diangkat Jadi Komisaris Utama PT Inalum
covid19.go.id
Nasional

Menteri BUMN melakukan beberapa perombakan atas komisaris yang dibawahinya. Ada sejumlah nama baru, di antaranya adalah eks Kepala BNPB Doni Monardo yang diangkat menjadi komisaris PT Inalum.

WowKeren - Menteri BUMN Erick Thohir baru-baru ini mengangkat eks Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjadi Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum. Pengangkatan tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Perseroan.

Inalum sendiri merupakan holding BUMN industri pertambangan dengan anggota PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan saham minoritas di PT Vale Indonesia Tbk.

Erick mengatakan bahwa Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar, khususnya di bidang kinerja dan aksi korporasi. Dalam bidang tersebut mementingkan keharmonisan dengan lintas stakeholder serta pemberdayaan dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Sementara itu, pada bulan Maret lalu, Doni dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh IPB atas dedikasi dan jasanya dalam penyelamatan lingkungan. Hal ini menjadi dasar Erick memilih Doni sebagai Komisaris PT Inalum.


Selain itu, Doni dinilai memiliki pengalaman, kemampuan, jaringan dan prestasi yang tidak diragukan lagi. Sepak terjangnya pun sudah sangat diakui dari Aceh hingga Papua. Dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan, hingga memitigasi pandemi COVID-19.

"Beliau mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas stakeholder untuk mengatasi masalah dan mencapai kemajuan," terang Erick. "Kepedulian dan kiprahnya di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya."

Sebelumnya, Erick juga mengangkat salah satu musisi terkenal yakni Abdee Negara alias Abdee Slank menjadi Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Ia menjelaskan bahwa saat ini BUMN membutuhkan keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian. Sehingga BUMN bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia.

Saat Erick mengangkat Abdee menjadi komisaris di BUMN sempat mendapat sorotan dan perbincangan publik. Hal itu lantaran selama ini Abdee dikenal sebagai musisi dan anggota grup band Slank.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts