Biografi Marshanda

Andriani Marshanda, atau yang lebih populer disapa Marshanda, merupakan anak sulung dari tiga bersaudara pasangan Irwan Yusuf dan Riyanti Sofyan. Aktris yang juga akrab disapa Chacha ini lahir di Jakarta, 10 Agustus 1989.

Marshanda sudah terlibat di dunia hiburan sejak dirinya masih mengenakan seragam SD. Marshanda yang kala itu masih berusia tujuh tahun diminta mengikuti casting ketika mengantarkan tantenya ke biro iklan. Lewat casting tersebut, Marshanda terpilih menjadi model berbagai iklan di televisi.

Gadis yang ketika kecil bercita-cita sebagai psikolog dan arsitek pertanian ini ternyata memiliki suara merdu. Ia juga dikenal sebagai penyanyi bersamaan dengan kemunculannya di televisi. Sebagai penyanyi anak-anak, Marshanda membawakan lagu ciptaan Papa T Bob yang berjudul "Gantungkan Cita-Cita" (1999).

Nama Marshanda melejit saat ia menjadi pemeran utama sinetron "Bidadari" (2000). Tokoh Lala yang ia perankan di sinetron sepanjang 156 episode itu berhasil mengangkat namanya ke jajaran artis cilik Indonesia. Setelah "Bidadari", Marshanda juga membintangi beberapa judul sinetron, antara lain "Bidadari 2" (2002), "Kisah Sedih di Hari Minggu" (2004) dan "Kisah Kasih di Sekolah" (2004).

Menginjak usia remaja, Marshanda membintangi sinetron "Putri yang Terbuang" (2006) yang mempertemukannya dengan aktor Rionaldo Stockhorst. Beberapa tahun kemudian, Marshanda terlibat di sinetron berjudul "Sejuta Cinta Marshanda" (2009), yang mengharuskannya berakting dengan pacar sendiri, Ben Kasyafani dan mantan kekasih, Baim Wong.

Selain berkiprah di dunia sinetron, Marshanda juga telah menguji kemampuan aktingnya di layar lebar. Tercatat, ada dua judul fim yang dibintangi gadis keturunan Minangkabau ini, yaitu "Petualangan 100 Jam" (2005) dan "Kalau Cinta Jangan Cengeng" (2009).

Setelah menjadi pesinetron, hampir semua lagu soundtrack sinetron yang dibintanginya dinyanyikan oleh Marshanda. Selain itu, Marshanda juga terlibat dalam pembuatan beberapa album kompilasi, di antaranya "Allah yang Kucintai" (2002) dan "Broken Heart" (2004). Marshanda bahkan memiliki album solo yang berjudul self-titled, "Marshanda" (2005).

Marshanda melakukan gebrakan dengan berani mengecat pirang rambutnya demi single terbaru, "Bernafas dengan Cintamu" (2009). Pengubahan warna rambut yang dilakukan Marshanda itu menjadi bukti keseriusannya di dunia tarik suara.

Namun ketika berulangtahun yang ke-21, gadis alumni SD Islam Tugasku, SMP Negeri 216 dan SMA Labschool Kebayoran Jakarta ini memutuskan untuk mengenakan jilbab sampai seterusnya. Jika nantinya ditawari bermain sinetron, ia mengaku akan menolak seandainya diharuskan melepas jilbab.

Gadis yang pernah menjabat sebagai "Duta Lingkungan Hidup 2006" ini ramai diberitakan setelah tiga video yang diungganhnya ke YouTube. Di video tersebut, Marshanda tampak marah dan memaki-maki beberapa teman SDnya. Setelah diselidiki, terungkap bahwa Marshanda mengalami penyempitan di belakang leher yang membuatnya merasa tertekan. Ben, yang ketika itu sudah berpacaran dengan Marshanda, setia menemani sang pacar yang harus dirawat intensif di rumah sakit. Dua sejoli itu akhirnya menikah pada 2 April 2011 setelah berpacaran selama 3 tahun.

Loading...