Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya
Dunia

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Menurut pejabat setempat, pengungsi Rohingya itu meninggal pada Minggu (31/5) pekan lalu saat sedang menjalani perawatan di pusat isolasi. Dikonfirmasi bahwa korban adalah seorang pria berusia 71 tahun.

Nekat Beroperasi Diam-diam Saat Pandemi, Shisha Bar di Jerman Jadi Klaster Baru COVID-19
Dunia

Nekat Beroperasi Diam-diam Saat Pandemi, Shisha Bar di Jerman Jadi Klaster Baru COVID-19

Sebuah shisha bar di kota Göttingen, negara bagian Niedersachsen, Jerman menjadi klaster baru COVID-19. Kasus positif pertama yang terjadi di bar tersebut dilaporkan pada Selasa (27/5) lalu.

Wabah Ebola Kembali Muncul Di Tengah Pandemi Corona, Kenali Gejala Dan Penyebarannya
Health

Wabah Ebola Kembali Muncul Di Tengah Pandemi Corona, Kenali Gejala Dan Penyebarannya

Belum selesai pandemi COVID-19, WHO baru saja mengumumkan jika wabah Ebola kembali muncul di Kongo. Lantas, bagaimana gejala dan penyebaran virus tersebut?

Pangeran Belgia Kena Denda Akibat Terbukti Positif COVID-19 Usai Ikut Pesta di Spanyol
Dunia

Pangeran Belgia Kena Denda Akibat Terbukti Positif COVID-19 Usai Ikut Pesta di Spanyol

Aksi anggota kerajaan Belgia, Pangeran Joachim, yang melanggar aturan lockdown dengan menghadiri sebuah pesta di Spanyol membuatnya dijatuhi hukuman denda.

Empat Langkah Selandia Baru Sukses Tangani Pandemi Corona Ini Patut Dicontoh Negara Lainnya
Dunia

Empat Langkah Selandia Baru Sukses Tangani Pandemi Corona Ini Patut Dicontoh Negara Lainnya

Terkait keberhasilan Selandia Baru meredam pandemi, sejumlah pakar menilai negara tersebut menerapkan empat langkah penanggulangan yang patut dicontoh oleh negara-negara lainnya. Apa saja?

Peneliti Sebut Jaga Jarak 2 Meter Tak Cukup Untuk Cegah Penularan Corona, Ini Alasannya
Health

Peneliti Sebut Jaga Jarak 2 Meter Tak Cukup Untuk Cegah Penularan Corona, Ini Alasannya

Sebagai informasi, menjaga jarak fisik sejauh 2 meter yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) didasarkan pada studi tetesan pernapasan pada tahun 1930-an.

Dokter Italia Sebut Virus Corona Mulai Lemah, WHO Bantah Tegas dan Ungkap Fakta Ini
Dunia

Dokter Italia Sebut Virus Corona Mulai Lemah, WHO Bantah Tegas dan Ungkap Fakta Ini

Mengaku mengacu pada hasil pemeriksaan pasien-pasien di Italia saat ini, Dokter Alberto Zangrillo menyatakan virus Corona saat ini sudah tak lagi seganas sebelumnya. WHO pun angkat bicara soal ini.

Digempur Corona, Presiden Tiongkok Ditantang Tingkatkan Pendapatan Negara Sampai 2 Kali Lipat
Dunia

Digempur Corona, Presiden Tiongkok Ditantang Tingkatkan Pendapatan Negara Sampai 2 Kali Lipat

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, harus berhadapan dengan janjinya meningkatkan PDB negara hingga 2 kali lipat dibanding akhir dekade lalu. Padahal saat ini perekonomian Tiongkok tengah diguncang Corona.

Italia Sebut Gelombang Kedua COVID-19 Tak Berpotensi Muncul
Dunia

Italia Sebut Gelombang Kedua COVID-19 Tak Berpotensi Muncul

Prediksi ini muncul lantaran tes swab yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan lalu.

Ebola Jadi Trending Topic Usai Kembali Meluas di Kongo dan 'Saingi' Corona
Dunia

Ebola Jadi Trending Topic Usai Kembali Meluas di Kongo dan 'Saingi' Corona

Republik Demokratik Kongo menghadapi 'badai bertubi-tubi' di tengah pandemi virus Corona. Sebab tercatat kini setidaknya ada 2 wabah lain yang ikut menghantui, seperti Ebola dan campak.

Hamil 7 Bulan, Dokter Ini Tetap 'Berjuang' Rawat Pasien COVID-19 Berpenghasilan Rendah
SerbaSerbi

Hamil 7 Bulan, Dokter Ini Tetap 'Berjuang' Rawat Pasien COVID-19 Berpenghasilan Rendah

Seorang dokter bernama Zafia Anklesaria yang memilih tetap untuk bekerja meski keadaannya saat ini tengah hamil tujuh bulan. Meski terasa berat tapi ia tetap bersemangat menjalankan pekerjaannya tersebut.

Sempat Dikira COVID-19, Pria Ini Ternyata Demam Karena Serbuk Sari
Dunia

Sempat Dikira COVID-19, Pria Ini Ternyata Demam Karena Serbuk Sari

Seorang presenter ITV Good Morning, Piers Morgan (55) menceritakan pengalamannya yang mengalami demam lebih para saat pandemi corona terjadi. Diketahui, ia tidak terinfeksi COVID-19 namun mengalami demam serbuk sari.

Peneliti Sebut Jarak 2 Meter Tak Cukup Cegah Penularan Virus Corona
Health

Peneliti Sebut Jarak 2 Meter Tak Cukup Cegah Penularan Virus Corona

Menurut studi terbaru, para peneliti menyebutkan jika menjaga jarak aman sejauh 2 meter sesuai saran WHO tak lagi mampu mencegah penularan virus COVID-19 di udara.

Sudah Masuk Tahap Uji Klinis, Tiongkok Targetkan Produksi 200 Juta Vaksin COVID-19 Per Tahun
Dunia

Sudah Masuk Tahap Uji Klinis, Tiongkok Targetkan Produksi 200 Juta Vaksin COVID-19 Per Tahun

China National Pharmaceutical Group atau Sinopharm tengah berusaha meningkatkan kapasitas produksinya agar vaksin ini bisa lebih mudah diakses masyarakat.

Ilmuwan Inggris Ungkap Alasan Gagang Pintu Perlu Dilapisi Tembaga untuk Cegah Corona
Dunia

Ilmuwan Inggris Ungkap Alasan Gagang Pintu Perlu Dilapisi Tembaga untuk Cegah Corona

Ketika virus bersentuhan dengan permukaan tembaga, ion logam atau atom yang bermuatan listrik akan menyerang membran lipid virus yang berfungsi sebagai pelindung.

Unik, Begini Cara Warga Italia Selebrasi Rayakan Berakhirnya Lockdown
Dunia

Unik, Begini Cara Warga Italia Selebrasi Rayakan Berakhirnya Lockdown

Pemerintah Italia telah mencabut aturan lockdown beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut langsung dirayakan masyarakat negara Spaghetti itu dengan cara unik ini. Seperti apa?

Dokter Senior Italia Ungkap Virus Corona Mulai Melemah, Benarkah?
Dunia

Dokter Senior Italia Ungkap Virus Corona Mulai Melemah, Benarkah?

Meski jumlah kasus dilaporkan menurun di Italia, namun pemerintah di sana enggan terburu-buru untuk menyatakan menang melawan pandemi ini. Mereka tetap waspada.

Ilmuwan Prancis Gencar Promosikan Klorokuin Sebagai Obat COVID-19, Apa Alasannya?
Dunia

Ilmuwan Prancis Gencar Promosikan Klorokuin Sebagai Obat COVID-19, Apa Alasannya?

Seorang ilmuwan asal Prancis ini dengan gigih terus mempromosikan klorokuin sebagai obat untuk menyembuhkan virus corona meski belum terbukti. Lantas, apa alasannya?

Kena Corona, Bayi Asal Brasil Dapat Keajaiban Usai Bangun Dari Koma Selama 32 Hari
Dunia

Kena Corona, Bayi Asal Brasil Dapat Keajaiban Usai Bangun Dari Koma Selama 32 Hari

Bagai mendapat mukjizat, seorang bayi asal Brasil yang positif terinfeksi virus corona (COVID-19) akhirnya terbangun setelah koma selama 32 hari. Bagaimana kisahnya?

Buka Mal dan Tempat Ibadah, India Longgarkan Lockdown Meski Kasus COVID-19 Masih Tinggi
Dunia

Buka Mal dan Tempat Ibadah, India Longgarkan Lockdown Meski Kasus COVID-19 Masih Tinggi

Meski memperpanjang lockdown hingga 30 Juni mendatang di sebagian wilayah terutama yang berada di zona merah, pemerintah mulai membuka fasilitas umum seperti mal dan restoran.