Kecam Tragedi Bom di Surabaya, Arab Saudi Dukung Indonesia Lawan Teroris
Dunia

Arab Saudi menyatakan dukungannya lewat Duta Besar Osama bin Mohammad Abdullah Al Shuaibi.

WowKeren - Rentetan peristiwa teror bom di Surabaya menyita perhatian dunia. Diketahui, Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (MU PBB), Miroslav Lajcak, menuliskan kecamannya terhadap aksi teror bom di tiga gereja Surabaya yang terjadi pada Minggu (13/5) pagi tersebut.

Kecaman juga ditulis oleh Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Singapura, Ypusef Al-Othaimeen, melalui akun resminya. OKI menegaskan bahwa terorisme tidak boleh dikaitkan dengan agama maupun kelompok tertentu. Kemudian Paus Fransiskus juga mengutuk aksi ini.

Di hadapan umat di kawasan Basilika Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus mengirimkan doanya untuk orang-orang di Indonesia. Setelah nama-nama besar tersebut, kecaman juga disampaikan oleh pihak Arab Saudi melalui Duta Besarny untuk Indonesia, Osama bin Mohammad Abdullah Al Shuaibi.

"Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi mengutuk dan mengecam keras aksi bom bunuh diri yang menyasar tiga gereja di Surabaya," kata Duta Besar Osama bin Mohammad Abdullah Al Shuaibi dalam keterangan pers tertulis dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Senin (14/5) dilansir Detik. Dalam keterangan tersebut, Osama juga menyatakan dukungannya kepada Indonesia untuk melawan terorisme.

"Serta menegaskan dukungan dan solidaritasnya kepada negara Indonesia dalam perang melawan terorisme yang bertujuan merusak keamanan dan stabilitas di seluruh tunia tanpa terkecuali," lanjutnya. Tidak lupa, Osama atas nama pemerintah Arab Saudi mengungkapkan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi para korban dan juga keluarga yang ditinggalkan.

"Pemerintah Arab Saudi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pemerintah serta rakyat Indonesia," pungkas Osama bin Mohammad Abdullah Al Shuaibi. "Seraya mengharapkan bagi para korban terluka untuk dapat segera diberikan kesembuhan."

Seperti yang diketahui, tiga gereja di Surabaya menjadi sasaran aksi teror bom yang mengakibatkan 13 orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. Ledakan bom berlanjut di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo pada Minggu (13/5) malam. Tak sampai di situ, teror bom kembali terjadi pagi ini Senin (14/5) di Polrestabes Surabaya.

Loading...

You can share this post!

Related Posts