Dubes Arab Saudi Beber Alasan Penangkapan Habib Rizieq Terkait Bendera Mirip ISIS
Nasional

Habib Rizieq sebelumnya dikabarkan diperiksa dan ditangkap di Arab Saudi lantaran adanya laporan pemasangan bendera di rumahnya.

WowKeren - Kabar kepulangan pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq masih terus dinantikan masyarakat. Diketahui, Habib meninggalkan Indonesia dan kini tengah berada di Arab Saudi.

Beberapa kali Rizieq mengatakan akan pulang ke Indonesia. Namun, ia tak juga kunjung terlihat menampakkan diri.


Sementara itu, kabar terakhir menyebutkan bahwa pria yang berusia 53 tahun ini ditangkap di Arab Saudi. Penangkapan Rizieq ini diduga terkait dengan adanya laporan jika ia memasang bendera mirip ISIS di depan rumahnya. Ada pula yang menyebutkan bahwa bendera tersebut mirip dengan bendera Tauhid.

Namun, FPI menduga bahwa kabar penangkapan imam besar mereka tersebut hanyalah fitnah. Mereka berpendapat bahwa ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menghalangi kepulangan Rizieq ke Indonesia.

Terkait hal ini, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi ikut angkat bicara. Ia menjelaskan mengenai beberapa isu aktual yang terjadi di Tanah Air hingga penangkapan dan pemeriksaan Habib Rizieq.

Mengenai penangkapan Rizieq, Osama mengatakan bahwa bendera bertuliskan kalimat tauhid memiliki arti penting bagi umat islam. Namun, terkait pemasangan bendera mirip kalimat tauhid di dinding rumah Rizieq ini, pemerintah Arab Saudi tetap menjalankan pemeriksaan normal sebagaimana mestinya.

"Berkaitan dengan bendera tauhid, tentu kalimat di situ memiliki arti penting bagi umat Islam. Kemudian kalau bendera itu diletakkan di dinding seseorang sebagai gambar atau apa pun bentuknya, maka perlu kita mencari tahu siapa yang berbuat itu," terang Osama di Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (13/11). "Kedua, apakah jika ada seorang atau di rumah Anda menaruh bendera dan itu orang langsung dianggap kriminal? Kan tidak."

Tak hanya soal bendera, Rizieq juga pernah disebut habis izin tinggalnya di Arab Saudi. "Berkaitan pertanyaan izin tinggal dan juga informasi lain yang berkaitan HRS, kalaulah seandainya HRS miliki masalah di Saudi, pasti dia sudah dipenjara, tapi sekarang HRS sampai saat ini masih dijamin kehidupannya, diperhatikan kehidupannya, baik dari pemerintah Indonesia dan pemerintahan Arab Saudi," lanjut Osama.

You can share this post!

Related Posts