Fakta-Fakta Bocah yang Ditembak Oknum Pejabat Lantaran Pungut Mangga Jatuh di Depan Rumah
Nasional

GL ditembak saat mengambil buah mangga yang jatuh di jalan depan rumah pelaku.

WowKeren - Seorang bocah berusia 8 tahun menjadi korban penembakan oleh oknum pejabat Pemerintah Kota Ambon, GDN. Alasannya pun sangat sepele, hanya gara-gara buah mangga.

Adalah GL, bocah yang saat ini harus mendapatkan perawatan karena luka tembak yang mengenai lengan kanannya. Bocah itu hanya ingin mengambil buah mangga yang ada di pinggir jalan di depan rumah GDN.


Ibu GL, Al, mengatakan bahwa anaknya berniat memungut buah mangga yang jatuh dari pohonnya. Adapun pohon tersebut memang milik GDN. Namun, AL menegaskan bahwa anaknya mengambil buah mangga yang terjatuh di jalan, bukan di area halaman.

"Anak saya mengambil buah mangga yang jatuh," kata AL di Polres Pulau Ambon, Rabu (20/2). "Jatuhnya bukan di halaman rumah tapi di jalan, saat itu dia langsung ditembak oleh pelaku."

GDN merupakan tetangga korban, yang juga menjabat sebagai staf ahli dan masih memiliki hubungan kerabat dengan Walikota Ambon Richard Louhenapessy. Hal itu diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy. "Terduga pelaku yang dilaporkan ibu korban ke polisi berstatus sebagai pejabat di Pemkot Ambon," kata Julkisno di Ambon, Rabu (20/2).

Setelah ibu korban melaporkan kejadian tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan. Julkisno mengatakan bahwa GDN sudah menjalani proses pemeriksaan.

Sementara itu, Julkisno mengatakan pihak pelaku ingin agar masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. GDN sama sekali tidak menunjukan itikad baik. Selain tidak mau meminta maaf, ia mengaku hanya menembak kucing.

"Ingin diselesaikan secara kekeluargaan," kata Julkisno. "Tapi tidak ada itikad baik dari pelaku untuk meminta maaf, malah dia mengaku kalau dia menembak kucing."

GL mengaku bahwa saat hendak memungut buah mangga ia hanya sendirian. Saat itulah GDN menembaknya. Bocah itupun langsung mengeluarkan peluru yang bersarang di lengannya. "Tidak ada teman, beta (saya) sendiri, lalu saya ditembak, dan setelah itu saya keluarkan peluru dari tangan," jelas GL dilansir dari Kompas, Sabtu (23/2).

Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Oknum PNS Pemkot Ambon, GDN telah di tetapkan sebagai tersangka oleh penyidik,” imbuh Julkisno.

You can share this post!

Related Posts
Loading...