Penggratisan jalan tol secara bertahap merupakan upaya pemerintah Malaysia untuk memenuhi janji politik dengan pengambilalihan konsesi.
- Wahyu
- Selasa, 26 Februari 2019 - 09:21 WIB
WowKeren - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad sedang menyiapkan upaya untuk menggratiskan jalan tol bagi warganya. Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Krist Ade Suyono ikut menanggapi rencana ini.
Krist mengatakan bahwa untuk menggratiskan jalan tol ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Pertama, konsesi antara pihak kontraktor dengan pemerintah harus sudah selesai.
Jika masa konsesi sudah habis, maka jalan tol akan diserahkan kembali ke pemerintah. Dari sini, pemerintah yang akan memutuskan apakah negara akan menggratiskan jalan tol atau tidak. Sebab, kepemilikan sudah diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah.
"Jalan tol diserahkan ke pemerintah sesuai dengan model bisnis konsesi, itu akan berakhir kalau konsesinya habis," kata Krist di Rest Area Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Senin (25/2). "Jadi kalau konsesinya habis, pemerintah yang memutuskan digratiskan atau tidak, terserah pemerintah."
Begitu juga dengan di Indonesia. Penggratisan jalan tol juga harus menunggu konsesi selesai. Jika pemerintah berniat menggratiskan jalan tol sebelum masa konsesi habis, maka hal itu juga tergantung pada kebijakan pemerintah.
"Di Indonesia juga begitu menunggu konsesi habis," tutur Krist. "Dan kalaupun sebelum konsesi habis pemerintah mempunyai inisiatif melakukan pembebasan tarif itu sangat tergantung policy dari pemerintahannya."
Syarat yang lain adalah adanya kompensasi pemerintah kepada pihak pengelola. Seberapa besar kemampuan pemerintah untuk memberikan kompensasi investasi kepada para pengelola tersebut juga sangat berpengaruh.
"Ini benchmark yang cukup bagus," ujar Krist. "Dan ini sangat tergantung kemampuan pemerintah untuk mengompensasi investasi yang sudah dilakukan oleh pihak-pihak dalam industri jalan tol."
Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia mengatakan sedang menyiapkan akuisisi terhadap salah satu kontraktor dan pengelola sejumlah jalan tol di Malaysia. Selanjutnya, pemerintah akan menggratiskan jalan tol atau memberikan potongan harga untuk mengurangi beban masyarakat. Adapun langkah tersebut merupakan upaya pemenuhan janji politik.
"Pakatan Harapan telah berjanji dalam manifesto pemilu untuk mengambil alih konsesi jalan raya," kata Mahathir dilansir dari Bernama, Selasa (26/2). "Dan menghapuskan biaya tol secara bertahap, sesuai dengan ketentuan perjanjian konsesi."
(wk/wahy)