Program KBS Bongkar Perlakuan Kejam Agensi Lewat 2 Mantan Member Girl Grup Ini
TV

2 mantan member girl grup itu mengungkap mengalami pelecehan seksual namun hanya dibiarkan oleh CEO agensi.

WowKeren - Program KBS "Coin Law Room" baru-baru ini menjadi perhatian lebih usai mengundang 2 mantan member girl grup. Pasalnya kedua wanita itu membeberkan perlakuan kejam agensi saat mereka masih berpromosi di bawah naungan agensi itu.

"Mereka memberi kami beras. Tapi di dalamnya sudah ada serangga, sehingga saat kami mau memakan nasi, kami harus menghilangkan serangga-serangga itu setiap hari. Orangtua kami membayar biaya makan, tetapi listrik dan air kami terputus. Kami harus mencari tempat pangkas untuk mencuci rambut," ujar kedua mantan member girl grup itu.


"Saat kami dalam perjalanan ke Busan untuk menghadiri sebuah acara, ada kecelakaan mobil dan bumper belakang jadi bengkok. Leher kami mengenai (bagian dalam mobil) tiga kali dan mengungkap rasa sakitnya, tapi meski begitu kami tiba di Busan dengan mobil yang tetap melaju kencang," imbuh keduanya.

"Hari berikutnya setelah acara kami di Seoul, mereka tidak membawa kami ke rumah sakit," lanjut mereka. "Jadi pada akhirnya, aku pergi ke ruang gawat darurat sendirian," ungkap salah satu mantan member girl grup itu.

"Kalau kamu merilis album dan promosi, ada kemungkinan besar situasi yang sama terjadi lagi," tutur Moon Se Yoon, member "Coin Law Room". "Itu benar. Bahkan sekarang ada idol yang lebih muda yang sedang promosi di agensi itu lagi," jawab salah satu mantan member girl grup itu.

"Mereka memanfaatkan mimpi (idol yang ingin debut) untuk kepuasan mereka sendiri," sahut Moon Se Yoon. "Itu penyalahgunaan. Penyalahgunaan," ucap pengacara Shin Joong Kwon yang diundang oleh pihak "Coin Law Room".

Program KBS Bongkar Perlakuan Kejam Agensi Lewat 2 Mantan Member Girl Grup Ini

Source: KBS

"Selama kami promosi 3 tahun sebagai girl grup, manajer kami, biaya makan dan transportasi sama sekali tidak sediakan agensi. Kami bahkan tidak punya kantor. Kami biasanya menggunakan kedai kopi atau tempat makanan cepat saji sebagai ruang kantor," ungkap kedua mantan member girl grup itu.

"Kami juga tampil di kelab malam yang dipenuhi dengan asap rokok. Saat kami bertemu orang-orang itu, mereka menyentuh pantat dan mengelus paha kami. Saat para member ke toilet, mereka akan memasukkan nomor mereka ponsel member agar tahu nomor kami. Dan mereka akan mencoba mencium kami ketika mengambil foto," tambah kedua mantan member girl grup itu.

Kedua mantan member girl grup itu pun mengungkap perkataan bos agensi mereka soal pelecehan seksual yang mereka alami dengan hanya berkata, "Mereka pasti melakukannya karena kalian sangat imut dan seperti anak perempuan bagi mereka". "Itu konyol," sahut Song Eun Yi, member "Coin Law Room".

"Selama tiga tahun, kami sudah tampil di sekitar 500 acara. Saat kami bertanya pada girl grup lain, mereka bilang biaya acara biasanya mulai sekitar 5 juta won (sekitar Rp 62 juta). Setelah kami pergi, CEO kami bahkan sudah mengganti mobilnya," pungkas kedua mantan member girl grup itu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...