Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran, Saksi Sebut Ada Dua Orang Dibekuk
Nasional

Saksi sempat mengira ada pertengkaran sebab ia mendengar ada orang yang berteriak sehingga aksi penangkapan berlangsung cukup ramai.

WowKeren - Penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy cukup menghebohkan publik. Ia ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Surabaya pada Jumat (15/3) pagi. Lokasi penangkapan diduga berada di Hotel Bumi di Jalan Basuki Rahmat.

Berdasarkan penuturan saksi yang merupakan petugas Linmas Surabaya, kala itu ia melihat seorang pria pergi dari pintu pintu hotel. Ia melihatnya dari seberang jalan. Pria tersebut dikatakannya, dikejar oleh sekitar 5 orang.


"Jam 8-an lihat orang lari keluar dari situ," kata saksi tersebut di Surabaya, Jumat (15/2). "Saya posisi di sini (di seberang hotel). Ada yang ngejar, sekitar 5an."

Saksi juga sempat mendengar ada keributan. Dia menyebut bahwa ada suara ramai orang berteriak. "Iya rame gitu, denger teriakan juga," lanjut saksi yang merupakan petugas Linmas penjaga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tersebut.

Saksi tersebut mengira sedang ada pertengkaran. Penasaran, ia berniat untuk mendekati lokasi. Namun ketika dilihat dari atas lift ternyata keributan yang dimaksud sudah selesai. Ia menuturkan bahwa para penangkap tidak mengenakan seragam KPK, namun hanya kemeja.

"Saya pikir ada orang bertengkar, ternyata ada yang tertangkap," terangnya. "Waktu saya samperin, saya lihat dari atas lift, eh sudah selesai. Kabarnya sih KPK, tapi ndak pakai seragam, cuma pakai kemeja."

Saksi tersebut mengatakan bahwa ada dua orang yang ditangkap petugas. "Ada dua orang yang ditangkap. Satunya dikekep, satunya dipegang tangannya gitu.

Setelah aski penangkapan selesai, semua kembali normal. Ia pun melihat beberapa orang kembali masuk ke hotel. "Langsung masuk lagi ke hotel, mungkin mobilnya ada di hotel," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Sales dan Marketing Hotel Bumi Surabaya Endah Retnowati mengaku tidak tahu mengenai detail penangkapan yang terjadi. Namun, ia membenarkan bahwa Rommy memang menginap di hotel tersebut.

"Saya tidak tahu detailnya. Dan saya tidak bisa memberikan informasi apapun karena saya tidak tahu kejadiannya," kata Endah dilansir dari Detik, Jumat (15/2). "Betul, Pak Rommy memang menginap di Hotel Bumi Surabaya."

You can share this post!

Related Posts