Mahfud MD Soal Apel Kebangsaan yang Pakai Dana APBD Rp 18 M: Ini Murah Sebenarnya
Instagram/mohmahfudmd
Nasional

Mahfud diketahui turut mengisi acara Apel Kebangsaan bertajuk 'Kita Merah Putih' yang diselenggarakan di Semarang pada Minggu (17/3).

WowKeren - Apel Kebangsaan bertajuk "Kita Merah Putih" sempat menuai polemik dari berbagai pihak. Pasalnya, acara yang menggunakan APBD Provinsi Jawa Tengah sebanyak Rp 18 miliar tersebut dituding menjadi ajang politisasi.

Menanggapi tudingan tersebut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, pun angkat bicara. Mahfud yang juga diundang ke acara tersebut menegaskan bahwa tidak ada unsur kampanye politik di dalamnya.


Hal tersebut diungkapkan oleh Mahfud usai mengisi acara di Apel Kebangsaan tersebut pada Minggu (17/3). Mahfud menjelaskan bahwa sejak awal hingga akhir acara, tidak ada ajakan maupun larangan untuk memilih calon tertentu.

"Kan ada yang curiga acara ini kampanye, keperluan poltik pemilu, pilpres, pileg. Lihat semua tidak seorangpun yang mengarahkan atau melarang memilih calon presiden atau wakil presiden tertentu," terang Mahfud, Minggu. "Bicara kampanye yang lebih tinggi tadi, kampanye ikatan kebangsaan, kampanye jaga Republik Indonesia berdasar ideologi Pancasila."

Acara Apel Kebangsaan tersebut, menurut Mahfud, sangat penting dilakukan untuk menjaga persatuan dalam Pemilu 17 April 2019 mendatang. Guru Besar Fakultas Hukum UII Yogyakarta tersebut juga berharap agar pesan dalam acara ini bisa sampai ke seluruh Indonesia.

"Ini penting dilakukan semua kelompok masyarakat, ketika pemilu 17 April kita bersatu. Tidak ada sedikitpun kampanye politik tapi kampanye kenegaraan ini tadi yang dilakukan," jelas Mahfud. "Mudah-mudahan pesannya sampai ke seluruh rakyat Indonesia."

Mahfud juga mengomentari soal dana fantastis Apel Kebangsaan ini. Menurutnya, dana Rp 18 miliar masih tergolong murah mengingat penyebaran informasi melalui media memang sangat mahal. Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa anggaran tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan.

"Ini murah sebenarnya kalau bicara biaya, karena kalau bicara iklan di televisi di koran itu bisa puluhan miliar kalau sampaikan pesan ke seluruh rakyat Indonesia," ujar Mahfud. "Yang penting bisa dilaksanakan dengan baik berapa pun biayanya dan bisa dipertanggungjawabkan segi efisiensi dan kebenarannya. Menurut saya, negara akan diuntungkan dengan acara seperti ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...