FBR Ungkap Tindakannya Pada Anggota yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf
Instagram/forum_betawi_rempug
Nasional

Ketum Forum Betawi Rempug, Lutfi Hakim, mengakui masih ada anggotanya yang belum mengikuti arah dukungan ke kubu Jokowi-Ma'ruf.

WowKeren - Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Betawi Rempug (FBR) telah mendeklarasikan dukungan mereka kepada paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Keputusan tersebut sempat mendapat banyak sorotan lantaran FBR memberi dukungan kepada kubu Prabowo Subianto yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014.

Ketua Umum FBR, Lutfi Hakim, mengakui bahwa masih ada anggotanya yang belum mengikuti arah dukungan tersebut. Ia pun membeberkan tindakan yang diambilnya terhadap para anggota yang menolak mendukung Jokowi-Ma'ruf.


Lutfi mengaku tidak akan memecat anggota yang tidak menjalankan arahan itu. Pasalnya, suara para anggota tersebut sangat berharga.

"Kalau saya pecat enggak mungkinlah," ujar Lutfi di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3). "Sayang kan, suara tiga kalau ada anak, istri, keluarga."

Menurut Lutfi, pihaknya hanya bisa memberikan pemahaman kepada para anggotanya mengenai arah dukungan ke Jokowi-Ma'ruf. Ia mengaku bahwa para anggota tersebut dapat mengerti.

"Kami tetap hormati hak mereka," tutur Lutfi. "Tapi sejauh masih kita berikan pengertian, pemahaman, siapa yang sebetulnya punya rekam jejak, khususnya kepada Betawi. Alhamdulilah mereka mengerti."

Lutfi juga menjelaskan bahwa adanya beberapa anggota yang tidak mengikuti arahan dalam suatu organisasi merupakan hal lumrah. Meski demikian, selaku pemimpin, dirinya berusaha untuk meminimalisasi para anggota yang tidak mengikuti arahan tersebut.

Sebelumnya, Lutfi sempat membeberkan alasan mengapa arah dukungan organisasinya berpindah. Menurut Lutfi, FBR memang mencari pasangan calon Capres-Cawapres yang lebih peduli terhadap warga Betawi. Namun Lutfi menilai bahwa Prabowo-Sandiaga Uno kurang peduli kepada warga Betawi.

"Saat 2014, kita ke Prabowo-Hatta ya dan kedua ke Bang Sandi all-out, bahkan sampai secara resmi kami menurunkan 4.280 orang saksi waktu Pilkada DKI. Cuma kemudian, begitu kita cermati tidak ada, kuranglah kepeduliannya terhadap Betawi," jelas Lutfi. "Kita pun harus mencari dong siapa rekam jejaknya yang memang layak untuk kita dukung, asalkan kepentingan masyarakat Betawi bisa diakomodir. Itu kemudian kenapa kami beralih dukungan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...