Pemerintah Akan Kembangkan Mobil Listrik Berbasis Kendaraan Desa
Nasional

Meski proyek mobil listrik sempat mandek, kini pemerintah berencana untuk kembali mengembangkan mobil listrik dengan berbasis pada kendaraan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes).

WowKeren - Tuntutan untuk memakai kendaraan yang ramah lingkungan membuat produksi mobil listrik semakin digemari akhir-akhir ini. Meski keberadaan mobil listrik belum begitu populer di Indonesia, namun tak sedikit anak bangsa yang terus melakukan inovasi untuk menciptakan mobil ramah lingkungan ini.

Sejumlah perguruan tinggi maupun perorangan telah melakukan uji jalan untuk mobil listrik yang dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sayangnya, proyek tersebut harus mandek di tengah jalan.


Tak berhenti sampai di situ, kini pemerintah kembali akan mengembangkan mobil listrik. Melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pemerintah akan mengembangkan mobil listrik berbasis pada kendaraan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes). AMMDes merupakan kendaraan pedesaan yang memiliki sejumlah model.

Saat ini, AMMDes memang masih menggunakan mesin diesel konvensional. Namun ke depannya, pemerintah akan mengembangkan mobil AMMDes dengan mengusung teknologi listrik. Sehingga tak lagi menggunakan bahan bakar minyak tetapi cukup mengandalkan baterai dan motor listrik.

"Nanti, kami akan kembangkan AMMDes versi listrik," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Andika dalam keterangannya, Minggu (14/4). "Jadi, mesin itu nanti akan diganti menggunakan tenaga dari baterai dan motor listrik."

Putu melihat bahwa pergantian dari mesin diesel konvensional menuju ke motor listrik sangat memungkinkan untuk AMMDes. Untuk mewujudkan rencana ini, Kemenperin tentu harus mendiskusikannya dengan para ahli. Dengan adanya elektrifikasi AMMDes, diharapkan mampu mewujudkan rencana pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kendaraan listrik di Indonesia.

Sementara itu, produsen AMMDes PT Kreasi Mandiri Wintor Indoneisa (KMWI) masih belum memberikan respons terkait rencana ini. Sebab, saat ini mereka masih fokus untuk memproduksi AMMDes yang baru saja mereka perkenalkan. Oleh sebab itu, elektrifikasi AMMDes masih belum menjadi perhatian utama mereka.

Direktur PT KMWI Reiza Treistanto mengatakan produk baru tersebut baru mulai dibuat Maret lalu. Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihaknya akan mendiskusikan wacana elektrifikasi AMMDes untuk ke depannya.

"Konsentrasi kami sekarang pada unit yang sedang kami produksi dulu, karena kan baru bulan kemarin (Maret) kita mulai produksinya," tutur Reiza dilansir dari Okezone, Senin (15/4). "Untuk listrik memang ada pembahasan, nanti juga akan didiskusikan lagi."

You can share this post!

Related Posts
Loading...