Seorang WNI Ternyata Sempat Terjebak di Hotel yang Terkena Bom di Sri Lanka
Nasional

Ibu kota Sri Lanka, Kolombo, diserang oleh serangkaian ledakan bom di sejumlah hotel dan gereja pada Minggu (21/4) sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Korban tewas mencapai 207 jiwa.

WowKeren - Sri Lanka sempat diguncang oleh serentetan ledakan di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu (21/4). Kejadian nahas ini memakan korban tewas hingga 207 jiwa dan ratusan korban luka-luka.

Dilansir Kompas.com pada Senin (22/4), seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Sri Lanka menyebut ada 27 mayat yang diduga Warga Negara Asing (WNA). Sementara polisi sendiri menyatakan sedikitnya 35 korban tewas merupakan WNA. Meski demikian, laporan terperinci mengenai asal kewarganegaraan para korban belum tersedia.


Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menjelaskan bahwa sempat ada satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di dalam hotel pada saat kejadian tersebut. Namun untungnya, WNI tersebut dapat dievakuasi dengan selamat.

Menurut Direktur Perlindungan WNI Kemlu Lalu M Iqbal, serangan bom tersebut terjadi di ibu kota Sri Lanka, yakni Kolombo. Serangkaian ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat dan bertepatan dengan peringatan Paskah.

"Telah terjadi sejumlah ledakan di beberapa gereja dan hotel bintang lima di Kolombo, termasuk Hotel Shangri La," jelas Iqbal dalam keterangan tertulis, Minggu. "Namun KBRI Kolombo sudah memastikan bahwa yang bersangkutan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi oleh aparat keamanan Sri Lanka. Beberapa WNI lainnya yang menginap di hotel Shangri La tidak berada di hotel saat kejadian."

Pemerintah RI melalui Kemlu mengecam keras aksi serangan bom tersebut. Pemerintah juga menghimbau agar WNI di Sri Lanka tetap waspada dan berhati-hati serta mengikuti arahan dari otoritas keamanan setempat.

"Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka pada 21 April 2019, sekitar pukul 09:00 waktu setempat," demikian kutipan pernyataan Kemlu. "Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban."

Berdasarkan pernyataan Kemlu, saat ini terdapat sekitar 374 WNI yang berada di Sri Lanka. 140 orang di antaranya berada di Kolombo, tempat peristiwa nahas tersebut terjadi.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, KBRI di Kolombo masih terus memantau perkembangan situasi insiden tersebut.

You can share this post!

Related Posts
Loading...