Bakal Dipolisikan PA 212, Hendropriyono: Tak Mau Diingatkan Orang Tua Ya Semoga Diperingatkan Tuhan
Nasional

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, menanggapi santai rencana Persatuan Alumni (PA) 212 yang akan melaporkan dirinya ke polisi terkait pernyataan keturunan Arab.

WowKeren - Persatuan Alumni (PA) 212 menilai Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud Hendropriyono, telah melakukan ujaran kebencian terkait pernyataannya yang meminta keturunan Arab tak jadi provokator. Oleh sebab itu, PA 212 berencana melaporkan Hendropriyono ke pihak berwajib.

Menanggapi rencana tersebut, Hendropriyono pun memberikan tanggapannya. Rupanya, Hendropriyono santai saja mengetahui ancaman PA 212 tersebut.

"Tanggapan saya, kalau tidak mau diperingatkan oleh orang tua, saya kan sudah tua, sudah 74 tahun," tutur Hendropriyono. "Tidak mau diperingatkan oleh orang tua, ya mudah-mudahan nanti diperingatkan oleh Tuhan ya, itu saja."

Menurut Hendropriyono dirinya hanya ingin mengingatkan seluruh warga Indonesia karena akhir-akhir ini semakin banyak seruan revolusi di media sosial. Karena WNI keturunan Arab memiliki posisi yang diteladani di tengah masyarakat, maka Hendropriyono pun langsung menyebut nama mereka secara spesifik.


"Itu teriakan revolusi ada mana-mana di medsos. Dan ada bukan kata-kata, itu kan video. Bisa dilihat itu berbahaya. Karena itu kenapa saya spesifik bilang keturunan Arab, karena masyarakat kita itu meneladani mereka, mengikuti mereka," jelas Hendropriyono. "Karena itu saya mengingatkan, jangan dibawa pada emosi, jangan dibawa pada ketegangan, cuma memperingatkan."

Sebelumnya, rencana pelaporan Hendropriyono ke pihak berwajib diungkapkan oleh juru bicara PA 212 sendiri, Novel Bamukmin. Meski berencana melaporkan, namun Novel belum memberitahukan secara pasti kapan akan melaporkan.

"Insya Allah saya dan keturunan Arab yang lain akan melaporkan Hendropriyono. Yang telah melakukan ujaran kebencian membuat provokator bernuansa SARA," ujar Novel pada Selasa (7/5). "Hari ini kita dari Korlabi masih koordinasikan dengan advokat muslim alumni 212 yang lain. Dan Insya Allah akan kita laporkan ke Mabes Polri."

Di sisi lain, Hendropriyono sempat mendapat pembelaan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. TKN Jokowi meminta agar pernyataan Hendropriyono tersebut tak ditafsirkan secara berlebihan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait