Jadi Target Tim Asistensi Hukum, Amien Rais: Wiranto, Hati-Hati Anda!
Nasional

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien juga mengatakan bahwa Wiranto perlu dibawa ke pengadilan internasional karena menyalahgunakan kekuasaanya sebagai menteri.

WowKeren - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais merespons Tim Asistensi Hukum yang dibuat oleh Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Tim Menko Polhuman Wiranto tersebut bertugas untuk mengkaji pernyataan sejumlah tokoh yang ucapan maupun tindakannya diduga melanggar hukum usai gelaran Pemilu 2019.

Amien Rais meminta Wiranto berhati-hati lantaran telah melakukan penyalahgunaan wewenang. Seperti diketahui, Amien Rais merupakan satu dari 13 orang yang ucapannya diduga melanggar hukum.


Selain itu, Amien menilai Wiranto tidak dapat sembarangan membentuk tim asistensi tersebut. Amien juga mengatakan bahwa Wiranto perlu dibawa ke pengadilan internasional karena menyalahgunakan kekuasaannya sebagai menteri.

"Pak Wiranto perlu dibawa ke Mahkamah Internasional karena dia melakukan abuse of power," ujar Amien, selasa (13/5), seperti dikutip dari CNN Indonesia. "Dengan kuasanya dia akan membidik lawan-lawan politiknya. Wiranto, hati-hati Anda!"

Amien Rais juga menilai bahwa pembentukan Tim Asistensi Hukum yang bertujuan mengkaji ucapan para tokoh itu aneh. "Di muka bumi ini orang ngomong ditangkap itu enggak ada," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Asistensi Hukum mengaku telah mulai mengkaji pernyataan sejumlah tokoh yang diduga melanggar hukum usai Pemilu 2019. Menurut salah satu anggota, Romli Atmasasmita, timnya telah mengkaji setidaknya 13 orang yang pernyataannya dinilai berpengaruh di tengah publik.

"Kemarin kami rapat pertama ya, itu sudah dipaparkan 13 tokoh," jelas Romli dilansir CNN Indonesia pada Selasa (14/5). Beberapa nama tokoh-tokoh tersebut antara lain, adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, Kivlan Zen, hingga Amien Rais.

You can share this post!

Related Posts
Loading...