YLKI Puji Menkes Nila F Moeloek yang Minta Menkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet
Nasional

Tidak seperti di media penyiaran yang dibatasi jam tayangnya, iklan rokok yang ada di internet bisa diakses kapan saja oleh siapa saja termasuk anak-anak dan remaja.

WowKeren - Meski sudah tak terhitung jumlahnya peringatan untuk tidak merokok, namun tetap saja jumlah perokok masih membludak, termasuk di Indonesia. Aktivitas yang tidak menguntungkan dilihat dari sisi manapun ini rupanya sangat digemari oleh masyarakat.

Mirisnya, perokok tak hanya berasal dari kalangan dewasa dan orang tua namun kini mulai merambah ke anak-anak dan remaja. Hal ini amat disesalkan ketika para daun muda generasi penerus bangsa harus mengalami kecanduan rokok.


Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai bahwa iklan rokok di internet memang layak diblokir. Sebab, siapapun bisa mengakses internet termasuk anak-anak dan remaja sehingga dikhawatirkan mereka akan terpapar dampak dari iklan rokok yang mereka lihat.

"Keberadaan iklan rokok di internet sangat mengkhawatirkan," kata Tulus dilansir dari Antara, Kamis (13/6). "Karena bisa dibuka oleh siapapun dan kapanpun tanpa kontrol dan batas waktu."

Tulus menilai bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia banyak yang berasal dari anak-anak. Iklan rokok yang ada di internet tidak dibatasi jam tayangnya. Berbeda dengan yang ada di media penyiaran yang dibatasi antara pukul 21.30 hingga 05.00 ketika anak-anak pada umumnya sudah tidur.

Ia menambahkan bahwa Indonesia masih menjadi tempat yang mendukung untuk iklan dan promosi rokok tumbuh subur. Padahal, negara-negara lain di dunia yang ada di Eropa maupun Amerika Serikat telah melarang iklan dan promosi rokok sejak lama.

"Indonesia merupakan negara yang masih menjadi surga bagi iklan dan promosi rokok," tutur Tulus. "Padahal, di banyak negara, iklan dan promosi rokok sudah dilarang misalnya di Eropa sejak 1960 dan di Amerika Serikat sejak 1973."

Oleh sebab itu, Tulus sangat memuji langkah Menteri Kesehatan Nila F Moeloek yang meminta Menkominfo untuk memblokir iklan rokok di internet. "Langkah Menteri Kesehatan tersebut perlu didukung karena itu YLKI meminta Menteri Komunikasi dan Informatika untuk memblokir iklan rokok di internet," ujar Tulus.

You can share this post!

Related Posts
Loading...