Sebelumnya polisi telah menduga SM mengalami gangguan kejiwaan karena sempat histeris saat dimintai keterangan di Mapolres Bogor terkait aksinya yang membawa anjing ke dalam masjid.
- Wahyu
- Senin, 01 Juli 2019 - 15:30 WIB
WowKeren - Kelakuan wanita berinisial SM di Kabupaten Bogor, Jawa Barat membuat geger masyarakat Indonesia. Pasalnya SM kedapatan masuk ke dalam Masjid Al Munawaroh Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tanpa melepas alas kakinya. Yang lebih mengejutkan SM juga membawa masuk anjing peliharaannya.
Berita yang seketika viral di jagad maya ini akhirnya mendapat klarifikasi. Dilansir dari keterangan tertulis yang diunggah oleh sebuah akun Instagram dengan nama @christian_joshuapale, keluarga SM meminta maaf atas perilaku tersebut.
"Kami minta maaf kepada semua orang dan pihak yang tersakiti baik jasmani maupun rohani oleh salah seorang keluarga kami," tulis keluarga SM. "Tidak ada maksud sedikit pun untuk menyakiti teman-teman sekalian."
Keluarga pun mengaku bahwa SM memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Perbuatan SM kemarin, menurut keluarga, merupakan wujud kelalaian mereka yang mengaku kesulitan mencari orang untuk menjaga dan merawat SM.
"Beliau bertingkah seperti itu karena beliau mempunyai penyakit jiwa yakni schizophrenia paranoia, dimana penyakit tersebut membuat beliau merasa selalu diikuti dan dijahati oleh pihak tertentu yang bahkan beliau tidak bisa jelaskan," jelasnya. "Kami juga kesusahan untuk mencari orang atau suster yang dapat menjaga beliau."
"Kami tidak ada pikiran untuk menghina siapapun, tidak peduli ras, suku, agama, dan lain-lainnya," imbuhnya. "Kami minta maaf terutama kepada masyarakat muslim yang kiranya tersakiti oleh kejadian ini dan kepada masyarakat semua. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya."
Sebelumnya diberitakan seorang wanita dewasa berinisial SM membuat geger lantaran membawa seekor anjing masuk ke dalam Masjid Al Munawaroh Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (30/6) pukul 14.00 WIB. SM mengaku tengah mencari suaminya yang disebut menggelar pernikahan di masjid tersebut.
Akibat kekacauan yang ditimbulkan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan jemaah masjid tersebut terpaksa mengusir SM. Polisi pun segera mengamankan SM dan membawanya ke Mapolres Bogor untuk dimintai keterangan.
Namun dalam proses penggalian keterangan ini pun, SM dikabarkan kembali mengamuk. Alhasil Polres Bogor merujuk SM untuk dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kondisi kejiwaannya.
(wk/wahy)