Kelly Clarkson Tawarkan Solusi Ini Untuk Akhiri Konflik Antara Taylor Swift dan Scooter Braun
Getty Images
Selebriti
Konflik Taylor Swift vs Scooter Braun

Melalui akun Twitter pribadinya, musisi jebolan ajang pencarian bakat 'American Idol' ini memberikan saran yang cukup bijak untuk Taylor tanpa harus memperpanjang masalah.

WowKeren - Kisruh yang terjadi antara Taylor Swift dan Scooter Braun memang tak kunjung mereda. Terlebih, sejumlah selebriti tak segan untuk ikut campur dan memilih pihak siapa yang ingin mereka dukung. Salah satunya adalah Kelly Clarkson.

Namun tak seperti selebriti lainnya, Kelly rupanya lebih tertarik untuk menawarkan solusi dan jalan keluar dari konflik antara Taylor serta Scooter. Melalui akun Twitter pribadinya, musisi jebolan ajang "American Idol" ini memberi saran yang cukup bijak untuk Taylor.


Kelly Clarkson Tawarkan Solusi Ini Untuk Akhiri Konflik Antara Taylor Swift dan Scooter Braun

Dalam cuitannya ini, pelantun "Because of You" tersebut meminta agar Taylor merekam ulang semua lagu yang masternya tak dimilikinya. Ia juga menyarankan agar Taylor menambah sentuhan baru pada karya-karyanya tersebut supaya para penggemar tidak lagi membeli versi lama. Bahkan Kelly juga berjanji akan membeli semua versi baru karya Taylor.

"Sekadar saran, kamu merekam ulang semua lagu yang masternya tidak kamu miliki persis seperti yang kamu lalukan tetapi menambahkan sentuhan seni baru (pada kemasan) dan semacam insentif supaya penggemarmu tidak lagi membeli versi yang lama," cuitnya. "Aku akan membeli semua versi baru itu."

Di sisi lain, konflik ini sebenarnya bermula saat perusahaan Ithaca Holdings LLC milik Scooter Braun mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi Big Machine Records dengan nominal sebesar USD 300 juta. Kesepakatan ini tentunya mau tak mau juga mencakup hak atas seluruh katalog musik milik Taylor.

Katalog musik milik Taylor ini tentunya meliputi karyanya sejak awal kariernya hingga tahun 2017 lalu, termasuk enam albumnya selama masih bernaung di bawah nama Big Machine Records. Diketahui, musisi cantik tersebut memang baru saja pindah label rekaman ke Republic Records dan Universal Music Group (UMG) pada 2018 lalu.

"Selama bertahun-tahun aku bertanya, memohon kesempatan untuk memiliki pekerjaanku (karyaku)," tulis Taylor melalui akun Tumblr miliknya. "Sebaliknya aku diberi kesempatan untuk mendaftar kembali ke Big Machine Records dan 'mendapatkan' satu album kembali pada suatu waktu, satu untuk setiap album baru yang aku masukkan."

Dalam lanjutan keterangannya, pelantun "You Need To Calm Down" tersebut juga tak segan untuk mengungkapkan alasan kenapa ia memilih meninggalkan Big Machine Records, yang telah menaunginya sejak 2006 silam. "Aku berjalan pergi karena aku tahu begitu aku menandatangani kontrak itu, Scott Borchetta (pemilik Big Machine Records) akan menjual label, dengan demikian menjualku dan masa depanku. Aku harus membuat pilihan luar biasa untuk meninggalkan masa laluku," lanjutnya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...