Anggapan Galih Ginanjar Tak Tulus Minta Maaf Ke Fairuz A. Rafiq Dibenarkan Pakar Ekspresi
Instagram
Selebriti
Kasus Ikan Asin Galih Ginanjar cs

Seorang pakar ekspresi yang bernama Dodi mencoba menganalisis raut wajah Galih Ginanjar dalam video permintaan maaf kepada Fairuz A. Rafiq. Begini penjelasannya.

WowKeren - Galih Ginanjar hingga kini masih mendekam di penjara akibat vlog "Ikan Asin". Sebelumnya, Galih bersama Rey Utami dan Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Fairuz A. Rafiq.

Belum lama ini, Galih merilis permintaan maaf kepada sang mantan istri melalui sebuah video. Video singkat tersebut diunggah oleh akun gosip Lambe Turah.


"Aku minta maaf ya, aku juga enggak bermaksud ngomong seperti itu. Kamu inget dong, aku juga inget Faaz (nama anak Fairuz dan Galih)," ungkap Galih dalam video permintaan maafnya. "Aku dulu juga pernah merawat papa kamu, pernah deket sama papa kamu. Mudah-mudahan itu bisa jadi pertimbangan kamu untuk maafin aku. Oke terima kasih ya sebelumnya."

Alih-alih mendapat simpati dari warganet, permintaan maaf suami Barbie Kumalasari itu kembali menuai respon negatif dari netizen. Banyak netizen mengaku tidak merasakan ketulusan dari permintaan maaf Galih. Mereka bahkan mengomentari kalimat Galih mengungkit pengorbanannya masa lalu yang dianggap "tak seberapa".

Seorang pakar ekspresi yang bernama Dodi pun mencoba menganalisis raut wajah Galih dalam video. Dodi berpendapat jika Galih berusaha untuk terlihat menyesal.

"Dia (Galih Ginanjar) memang terlihat sedang berusaha, mungkin karena posisinya lagi dalam penjara," ujar Dodi seperti dikutip dari InsertLive. "Dia tidak melihat langsung ke kamera. Responnya sepertinya dia berusaha untuk memperlihatkan rasa menyesal."

Dodi menambahkan bahwa tampak perasaan sedih pada wajah Galih, tapi hal itu kemungkinan karena ia sedang berada dalam penjara bukan karena merasa bersalah. "Ada perasaan menyesal, tetapi ada rasa tidak suka karena terkena kasus ini," imbuhnya.

Tak hanya itu, Dodi juga menyebutkan bahwa Galih tampak tidak tulus saat meminta maaf. Menurut Dodi, video Galih itu dibuat karena memang kebutuhan antara pengacara dan klien.

(wk/anni)

You can share this post!

Related Posts