Viral Foto Mobil Parkir di Atas Trotoar Depan Kantor PSI, Sekjen Mohon Maaf Pada Publik
Nasional

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni, mengaku akan menegur keras para petugas keamanan kantor DPP PSI agar lebih baik dalam mengatur parkir.

WowKeren - Warganet tengah ramai menyoroti Partai Solidarirtas Indonesia (PSI). Bukan karena manuver politik PSI, melainkan karena foto kendaraan yang terparkir di depan kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Warganet menyoroti posisi parkir sejumlah mobil yang menyerobot trotoar. Bahkan dalam foto yang dibagikan oleh akun Twitter @awemany, tampak sebuah mobil sedan hitam yang sepenuhnya parkir di atas trotoar. Meski demikian, belum diketahui identitas pemilik kendaraan tersebut.


"Bua ha ha. Banyak bacot emang @psi_id. Minta trotoar jakarta dibersihin dari PKL karena itu adalah hak pejalan kaki, malah loe makan sendiri buat parkir mobil mewah loe," cuit akun awemany pada Selasa (13/8). "Orang2 kayak @TsamaraDKI bisa jelasin?"

Dalam foto lainnya yang diambil pada malam hari dan dibagikan oleh akun kitaorangbaik, tampak mobil merah berstiker PSI yang posisi parkirnya memakan badan trotoar. Akibatnya, penanda jalur khusus tuna netra yang berwarna kuning pun terhalangi.

Mobil Parkir PSI

Twitter

Menanggapi foto mobil yang menyerobot badan trotoar tersebut, pengurus DPP PSI pun mengaku menyesal dan meminta maaf. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni.

"Ini preseden buruk sekali dan melanggar nilai yang PSI anut," ujar Raja Juli dilansir detikcom pada Rabu (14/8). "Saya minta maaf kepada warga Jakarta yang terganggu oleh hal ini, terutama kepada para penyandang disabilitas yang diambil hak mereka."

Raja Juli mengaku masih belum tahu dan mencari informasi terkait kapan insiden mobil parkir menyerobot trotoar itu terjadi. Ia menegaskan akan menegur keras para petugas keamanan kantor DPP PSI agar lebih baik dalam mengatur parkir.

Terkait dengan foto-foto yang viral di media sosial tersebut, Raja Juli menyebut bahwa PSI justru merasa berterima kasih. Menurut Raja Juli, peringatan yang diberikan warganet tersebut merupakan bentuk sayang masyarakat pada PSI.

"Sekali lagi kami mohon maaf serta terima kasih kepada warganet yang mengunggah foto itu," ungkap Raja Juli. "Kami yakin itu merupakan ekspresi cinta mereka yang ingin melihat PSI istikamah antar-ide dan tindakan. Antara kata-kata dan perbuatan. Thanks."

You can share this post!

Related Posts
Loading...