Aris Prasetyo (35) yang berprofesi sebagai pekerja proyek penahan longsor di Tol Cipularang menceritakan detik-detik terjadinya kecelakaan maut di KM 91 tersebut. Ia mengaku melihat mobil yang terbakar hingga korban yang terjepit badan mobil.
- Wahyu
- Rabu, 04 September 2019 - 08:45 WIB
WowKeren - Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang masih menjadi perbincangan hangat. Pasalnya kecelakaan tersebut melibatkan puluhan kendaraan serta memakan banyak korban.
Diketahui penyebab kecelakaan tersebut adalah tergulingnya dump truck sehingga terjadi kecelakaan beruntun dari kendaraan-kendaraan yang berada di belakangnya. Salah satu saksi kejadian tersebut juga menceritakan hal serupa.
Aris Prasetyo (35) yang merupakan pekerja proyek penahan longsor menceritakan saat detik-detik kecelakaan beruntun di tol Purbaleunyi yang terjadi Senin (2/9) lalu. Bahkan ia juga turut membantu untuk mengevakuasi korban kecelakaan tersebut.
"Kami mendengar suara duarrr. Kami kaget dan langsung melihat apa yang terjadi," kata Aris. Ia juga menceritakan melihat mobil Ayla yang terjun berjarak 2 meter dari lokasi.
Aris bersama pekerja proyek yang lain juga turut membantu untuk mengevakuasi korban kecelakaan maut tersebut. "Mobil itu seperti terbang di depan saya. Saya buka pintu dan langsung siramin (korban) dengan air mineral," katanya.
Tak cukup sampai di situ, Aris juga melihat bermacam-macam kendaraan dengan keadaan mengenaskan usai kejadian tersebut. Seperti mobil yang terbakar, terguling, hingga hancur tak berbentuk.
"Saya melihat ada korban yang terjepit, hingga langsung terbakar. Kami ikut mengevakuasi," kata pria berusia 35 tahun itu. Ia mengaku terpanggil untuk ikut menolong evakuasi karena teringat keluarga. "Saya ingat keluarga, bagaimana kalau mereka keluarga saya," katanya.
Sepengetahuan Aris kecelakaan di TKP tersebut bukan kali pertama terjadi. Hal itu ia ketahui dari cerita rekan-rekannya. "Kalau tidak salah tahun lalu juga ada kecelakaan," katanya.
Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan di Tol Cipularang KM 91, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9). Dalam kecelakaan tersebut memakan korban tewas 8 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 25 orang.
Kecelakaan beruntun ini ditaksir mengakibatkan kerugian material sebesar Rp 2 miliar. Pasalnya sejumlah fasilitas umum di tol tersebut rusak akibat tabrakan antar kendaraan. "Kerugian material mencapai Rp 2 miliar," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa (3/9).
(wk/wahy)