Menteri Yohana Sebut Audisi Djarum Langgar Hukum: Harus Diproses
Nasional
Polemik Beasiswa PB Djarum

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menilai bahwa PB Djarum telah melakukan pelanggaran hukum dalam proses audisi bulu tangkis.

WowKeren - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise ikut menyampaikan pandangannya terkait polemik penghentian beasiswa PB Djarum bagi atlet bulu tangkis. Yohana menilai apa yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia sudah tepat.

Seperti diketahui, KPAI menuding PB Djarum telah melakukan eksploitasi anak dalam menggelar audisi bulu tangkis. Tudingan ini berbuntut pada langkah PB Djarum yang menghentikan program beasiswa untuk para atlet bulu tangkis.

Yohana menilai bahwa PB Djarum telah melakukan pelanggaran hukum dengan menyematkan merek dagang mereka dalam proses audisi. Oleh sebab itu, hal ini dikatakannya harus diproses.

"Yang jelas, pada dasarnya siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap hak anak dalam bentuk apa pun, tetap melanggar undang-undang," kata Yohana dilansir dari Tribunnews, Selasa (10/9). "Maka harus diproses."


Baik KPAI maupun Yayasan Lentera Anak Indonesia mempermasalahkan ajang pencarian bakat yang dilakukan oleh Djarum PB. Sebab dalam prosesnya, PB Djarum mencantumkan produk tembakau mereka. Djarum dianggap menyalahi aturan terkait Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Keputusan Djarum untuk menghentikan audisi yang telah berjalan selama puluhan tahun ini tentu saja disayangkan oleh para orangtua peserta audisi. Menanggapi hal itu, Yohana menyatakan bahwa Kementerian PPPA akan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

"Nanti kita koordinasikan lagi dengan Kementerian Pendidikan lagi," tutur Yohana. "Dengan cara apa anak mendapatkan hak-hak mereka. Termaksud dikoordinasikan dengan Kemenpora."

Sementara itu, legenda pebulu tangkis Rudy Hartono mengajak semua pihak untuk melihat jerih payah yang telah dilakukan oleh PB Djarum dalam membina bakat-bakat bulu tangkis hingga berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, semua pihak bisa memiliki dana yang besar namun belum tentu bisa seperti Djarum yang dengan sungguh-sungguh berkonsentrasi dan melakukan pembinaan pada bulu tangkis.

"Tapi bukan soal punya dananya saja," kata Rudy, Senin (9/9). "Djarum memang konsentrasi ke bulu tangkis. Nah, itu harus dihargai."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts