Pesan Haru Putra Habibie di Pemakaman: Bapak dan Ibu Sekarang Bisa Bersatu
Nasional
BJ Habibie Meninggal Dunia

Menurut Ilham Akbar Habibie, ayahnya sudah sejak lama mendambakan masa di mana ia bisa bersatu kembali dengan ibunya. Pernyataan ini menambah panjang bukti cinta Habibie untuk sang istri.

WowKeren - Indonesia tengah dirundung duka atas kepergian salah seorang putra terbaiknya, Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. Presiden ke-3 Republik Indonesia itu diketahui mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Jenazah pun dikebumikan hari ini, Kamis (12/9) pukul 13.30 WIB. Digelar secara militer, pemakaman diselenggarakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.


Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo yang bertindak sebagai inspektur upacara sempat menyampaikan sambutannya. Selain Jokowi, anak sulung Habibie, Ilham Akbar Habibie, juga memberikan sambutannya.

Menurutnya, sang ayah merupakan sosok yang mengajarkan arti cinta. Mulai dari mencintai pasangannya, sanak saudara, anak, pekerjaan, bahkan negara dan bangsa. "Itulah Bapak, Habibie, yang dicintai dan mencintai," katanya, Kamis (12/9).

Ia pun kembali mengenang upacara pemakaman ibunya, Hasri Ainun Habibie, sembilan tahun lalu. Kendati bersedih karena kali ini sang ayah ikut meninggalkannya, namun Ilham bersyukur karena kedua orang tuanya bisa bersatu kembali di akhirat. Menurutnya, hal ini telah didambakan sang ayah sejak ditinggal pergi Ainun.

"Acara kenegaraan dan ini sesuatu yang bisa kita berikan kepada bapak dan ibu sebaik-baiknya," ujar Ilham, dilansir Liputan 6. "Ini satu hal yang menghilangkan duka ini. Mereka sekarang bisa satu, bersatu dalam akhirat."

"Bapak itu tiap hari tahlilan. Setiap hari Jumat atau lebih ke makam untuk berdoa. Begitu setia, sampai wafat pun dikuburkan di sebelah," katanya. "Insya Allah, mudah-mudahan mereka untuk selamanya bersama berdua di sisi Allah SWT, di surga, di akhirat, di alam baka."

Kisah cinta antara Habibie dan istrinya, Ainun, memang menjadi pujaan masyarakat Indonesia. Kisah pasangan tersebut bahkan sempat diangkat ke film layar lebar.

Wafatnya sang mantan presiden pun membuat sejumlah kutipan kalimat romantis dan ungkapan rasa cinta yang disampaikan untuk Ainun kembali dikenang masyarakat. Salah satunya adalah kalimat yang ditulis Habibie untuk mengenang kepergian Ainun 2010 silam.

"Selamat jalan, kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya. Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada," ujarnya. "Selamat jalan, sayang. Cahaya mataku, penyejuk jiwaku. Selamat jalan, calon bidadari surgaku."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts