Wakil Gubernur Jawa Barat Minta Maaf Sebut 'Murtad' Saat Komentari Film 'The Santri'
Film

Trailer 'The Santri' yang dirilis pada 9 September lalu sempat menuai kontroversi hingga menjadi pembicaraan di berbagai media sosial dan dikomentari tokoh-tokoh terkemuka.

WowKeren - Film "The Santri" karya sutradara Livi Zheng belakangan menuai kontroversi usai merilis trailer pada 9 September lalu. Beberapa tokoh terkemuka ikut berkomentar mengenai film yang dibintangi putri Yusuf Mansur tersebut. Pembicaraan ini bahkan sempat menjadi trending Twitter Indonesia.

Salah satu tokoh yang menyampaikan pendapatnya ialah Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Berdasarkan trailer, Uu berpendapat bahwa film "The Santri" tidak merepresentasikan kehidupan santri. Apalagi adegan mengantar tumpeng ke gereja yang disebutnya "murtad".


"Saya melihat trailer film 'The Santri' di YouTube, saya merasa keberatan. Santri tidak seperti di film itu, pacaran, begitu dekat antara laki dan perempuan," ujar Uu dilansir detikHOT. "Kalau toleransi memberi makanan, itu hal biasa. Tapi tak usah santri masuk ke gereja. Itu kan murtad."

Namun, Uu langsung menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya. Uu mengaku telah diingatkan para ulama untuk tidak sembarangan mengucap kata murtad. Oleh sebab itu, Uu menarik ucapannya tersebut.

"Saya diingatkan oleh para ulama tentang statement mengenai film 'The Santri'. Pertama, tentang kata murtad. Saya mencabut kata-kata murtad tersebut," kata Uu. "Saya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang tersinggung dengan statement saya."

Uu pun mengaku tak dapat melarang film "The Santri" tayang karena tidak memiliki wewenang untuk "menyensor". Namun, Uu tetap meminta maaf atas ucapannya yang menimbulkan polemik. "Saya diingatkan para Kiai jangan gampang menyebut murtad. Sekali lagi, mohon maaf," tutup Uu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...