Dirgahayu TNI Ke-74, Prajurit Ini Viral Usai Kuasai 7 Bahasa Asing
Nasional

Hari Ulang Tahun Ke-74 Tentara Nasional Indonesia, salah satu prajurit TNI ini menjadi viral di media sosial karena kemampuannya dalam menguasai tujuh bahasa asing dengan cara ini.

WowKeren - Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang memperingati hari ulang tahun (HUT) yang jatuh setiap tanggal 5 Oktober pada hari Sabtu (5/10). HUT TNI yang ke-74 ini mengangkat tema "TNI Profesional Kebanggaan Rakyat".

TNI sebagai satuan keamanan yang selalu berperan penting dalam menjaga bangsa ini tentunya merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Hal ini juga terlihat bagaimana hingga saat ini, HUT TNI ke-74 ini telah menjadi topik pembicaraan yang hangat di media sosial setelah banyak masyarakat yang ikut mengapresiasi hari jadi ini.

Sejumlah cerita tentang TNI begitu banyak bermunculan tepat pada dirgahayu TNI kali ini. Salah satu cerita yang cukup viral adalah tentang salah satu anggota TNI yang menguasai 7 bahasa asing sekaligus.

Anggota TNI tersebut merupakan Hardius Rusman yang telah menjadi viral karena mampu menguasai 7 bahasa asing dengan fasih. Hardius Rusman merupakan anggota Kodim 0111/Bireuen berpangkat Kopral dua (Kopda) yang berasal dari Aceh.

Kemampuan Kopda Hardius Rusman ini pertama diketahui publik saat dirinya menghadiri acara "Hitam Putih" pada Kamis (3/10) lalu. Pada acara tersebut, Hardius langsung menunjukkan kepiawaannya dengan menggunakan 7 bahasa asing tersebut.


Kopda Hardius Rusman membuktikan kemampuannya dalam menggunakan 7 bahasa yaitu bahasa Inggris, Jerman, Belanda, Spanyol, Perancis, Portugis, dan Italia. Hardius lantas membagikan cerita bagaimana dirinya dapat mempelajari ke tujuh bahasa tersebut dengan lancar sambil menjadi TNI.

Hardius mengaku jika dia mempelajari ketujuh bahasa tersebut secara otodidak hanya melalui media sosial sejak di bangku SMA. Bahasa asing pertama yang dikuasai Hardius adalah bahasa Inggris yang dia kuasai sejak SMA.

Pada masa awal kariernya menjadi anggota TNI, Hardius mempelajari bahasa Jerman dan Perancis. Kemudia setelah fasih kedua bahasa tersebut, mulai tahun 2014 dirinya kembali mempelajari 4 bahasa lainnya sekaligus selama 4 tahun yaitu bahasa Belanda, Jerman, Portugis, dan Italia.

"Saya belajar otodidak lewat media sosial, ini bukti bahwa media sosial banyak manfaatnya jika kita bisa menggunakan dengan benar," kata Hardius. "Saya punya berbagai macam grup WhatsApp belajar bahasa asing, ada grup belajar bahasa Portugis, grup belajar bahasa Spanyol, saya belajar langsung dengan orang-orang asing itu."

Hardius semakin menginspirasi publik dengan mengatakan jika siapapun dapat mempelajari bahasa asing dengan mudah asalkan memiliki kepercayaan diri. Atas kemampuan bahasanya tersebut, kini Hardius mengaku telah bertukar kartu nama dengan sejumlah pimpinan-pimpinan militer dunia.

"Kuncinya PD (percaya diri), karena menurut guru-guru bahasa saya, banyak orang Indonesia tidak cepat menguasai bahasa asing karena malu," kata Hardius. "Berkat kemampuan ini, saya diberikan kartu nama oleh pimpinan-pimpinan militer dunia."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts