Dahnil Anzar Sarankan Fahri Hamzah Jadi KSP, Begini Respons Eks-Waket DPR
Nasional

Isu susunan Kabinet Kerja Jilid II tengah ramai dibicarakan belakangan ini, apalagi setelah Prabowo disebut-sebut mencoba 'mengamankan' sejumlah pos kementerian.

WowKeren - Susunan Kabinet Kerja Jilid II yang akan mendampingi Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin tengah menjadi sorotan. Banyak pihak mulai menerka-nerka bagaimana susunan para "pembantu" Presiden ini.

Tak sedikit pula pihak yang mencoba memberi masukan kepada Jokowi, salah satunya Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu pun mencoba memberi saran kepada Jokowi lewat cuitannya.


Dalam cuitannya tertanggal 8 Oktober 2019, Dahnil menyarankan agar Jokowi memilih Fahri Hamzah sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Sebab menurutnya Fahri memiliki kemampuan yang cukup untuk "melawan" orang-orang di luar pemerintahan yang mencoba "menyerang".

"Saran saya Pak @jokowi ambil bang @Fahrihamzah sebagai pembantu Presiden, sebagai Kepala KSP misalnya," cuit Dahnil. "Minimal yg diluar pemerintah punya lawan berpikir, lawan berdebat yg berkualitas dan kepresidenan bisa terbantu membangun percakapan dan dialog berkualitas di internal. :-)"

Dahnil Anzar Sarankan Fahri Hamzah Jadi KSP, Begini Respons Eks-Waket DPR

Twitter

Rupanya hanya berselang beberapa jam, saran Dahnil ini sudah mendapat balasan dari yang bersangkutan. Bukan dari Jokowi, Fahri Hamzah-lah yang menjawab permintaan tersebut.

Lantas bagaimana tanggapan sang mantan Wakil Ketua DPR RI? "Kalau ada jabatan marbot saya mau..." seloroh Fahri, singkat.

Dahnil Anzar Sarankan Fahri Hamzah Jadi KSP, Begini Respons Eks-Waket DPR

Twitter

Isu tentang susunan kabinet pemerintahan lima tahun ke depan memang kembali ramai dibicarakan belakangan ini. Selain karena tanggal pelantikan yang sudah di depan mata, baru-baru ini dikabarkan Gerindra "merapat" pada Jokowi demi mengamankan sejumlah pos kementerian.

Tak tanggung-tanggung, bahkan diisukan Prabowo siap bergabung dengan pemerintahan apabila diberi jabatan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Namun isu ini belakangan dibantah oleh pihak Gerindra.

Hal ini disampaikan oleh Dewan Pembina Gerindra, Habiburokhman. "Setahu saya enggak ada itu (kursi Menhan), enggak ada pernyataan itu ya," ungkapnya tegas.

You can share this post!

Related Posts
Loading...