PDIP Pastikan Jokowi Prioritaskan Parpol Koalisi Untuk Jatah Menteri
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Presiden Jokowi akan memprioritaskan alokasi menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin untuk kalangan partai politik koalisi mereka.

WowKeren - Mendekati pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, isu mengenai susunan kabinet Jokowi mulai menguat. Beberapa parpol Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, yakni Koalisi Indonesia Kerja pun sudah mempersiapkan nama-nama menteri yang ditawarkan ke Jokowi. Bahkan, Gerindra yang merupakan partai oposisi pun tak ketinggalan untuk menyiapkan calon menterinya.

Menanggapi situasi tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menekankan bahwa Jokowi tetap akan memprioritaskan jatah menterinya bagi kalangan parpol koalisi. Sementara itu, soal adanya tiga kursi menteri bagi Partai Gerindra, Hasto mengatakan bahwa itu adalah hak prerogratif Jokowi. Meskipun begitu, menurutnya koalisi yang sehat di kabinet harus senafas dan sebangun.


"Skala prioritas Pak Jokowi adalah mengedepankan terlebih dahulu para menteri terutama yang berasal dari unsur kepartaian Koalisi Indonesia Kerja," ujar Hasto. "Tentu dalam demokrasi yang sehat, koalisi sebelum pilpres dan pasca pilpres di dalam kabinet itu seharusnya senafas dan sebangun."

Hasto kemudian mengatakan bahwa PDIP sendiri sebagai partai pemenang Pemilu 2019 memiliki semangat gotong royong di DPR dan MPR RI. Dalam hal ini, ia mengatakan bahwa meskipun PDIP menang dengan kekuatan 60.7 persen, tapi PDIP tidak menerapkan politik bumi hangus seperti tahun 2014.

"Sehingga, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS itu mendapat tempat di dalam susunan alat kelengkapan dewan," kata Hasto yang dilansir oleh Antara pada Rabu (9/10).

Sekjen PDIP itu kemudian menyampaikan bahwa jika dalam perjalanan pemerintahan diperlukan konsolidasi nasional untuk memperkokoh semangat gotong royong, maka hal itu akan dibicarakan nanti. Kemudian, ia menekankan bahwa format kerja sama dengan partai di luar koalisi ada di DPR dan MPR RI.

"Format kerja sama di DPR dan MPR, di mana hubungan baik antara Ibu Megawati Soekarnoputri dengan Bapak Prabowo dijabarkan di dalam kerja sama di DPR dan MPR tersebut," katanya saat diwawancarai pada Selasa (8/10) malam.

You can share this post!

Related Posts
Loading...